Posted on

Taman Nasional Gunung Rinjani Lombok

Gunung Rinjani dan Taman Nasional Gunung Rinjani – Lombok

Gunung Rinjani (Gunung Rinjani) merupakan gunung berapi aktif yang berada di Lombok, Indonesia. Pada ketinggian 3.726 m, Rinjani merupakan gunung berapi tertinggi kedua di Indonesia, dan mendominasi pemandangan pulau yang relatif kecil dari Lombok. Di gunung rinjani ini terdapat danau yang indah yaitu danau segara anak,danau ini menjadikan tujuan wisata yang paling di minati ketika trekking di gunung rinjani ini. setiap tahunnya ada banyak wisatawan yang datang untuk langsung melihat keindahannya, dan di danau segara anak ini terdapat air panas alami akibat letusan dahulu yang terbentuk secara alami juga.

Pada tahun 2008, pemerintah Indonesia mengusulkan kepada UNESCO bahwa Gunung Rinjani menjadikan salah satu Geoparks resmi dunia. Jika ini disetujui oleh UNESCO, Gunung Rinjani akan menjadi yang pertama sebagai taman geologi seperti ini di Indonesia.

Sejarah Guung Rinjani

Gunung Rinjani ini merupakan gunung berapi yang sangat aktif dan tertinggi kedua di indonesia. Terakhir yang tercatat pada sejarah letusan itu pada tahun 1847. Sebelumnya daerah disini masih terpencil, oleh karena itu tidak bisa di data secara detail. Ada serentetan aktivitas berapi pada tahun 1994-1995 yang mengakibatkan terbentuknya gunung baru dan saat itu di beri nama Gunung Barujari (Finger Mountain).
Pada 27 April 2009 Gunung Barujari menjadi aktif dan kembali dengan aktivitas yang terus-menerus sampai Mei 2009. KTT rute pendakian ditutup pada waktu itu sebagai letusan intensif dengan gumpalan asap dan abu setinggi 8.000 m. Sebuah Volcanic Explosivity Index (VEI): 2 Peringkat dikeluarkan untuk kegiatan antara Mei dan Desember 2009, rute pendakian dibuka kembali pada 14 September 2009 tetapi mendaki rute ke dalam danau kawah yang masih dianggap tidak aman dan tetap tertutup.
Pada bulan Februari 2010 pengamat di Gunung Rinjani, Pos Pengamatan mendeteksi segumpal asap yang naik 100 m dari gunung berapi. Kegiatan pada awal 2010 ini berpusat sekitar Gunung Barujari. Pada tanggal 1 Mei 2010, sebuah segumpalan asap lagi diamati naik dari Rinjani mengeluarkan letusan 1,300-1,600 meter dengan warna cokelat tebal dan tekanan yang kuat. Pada 5 Mei 2010 segumpal abu naik dengan ke ketinggian 5,5 km (18.000 kaki) dan 150 km BL. Dengan demikian Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi menyarankan bahwa aktivitas intermiten bisa menghasilkan bulu abu untuk 1.500 m (5.000 kaki) di atas kaldera. Dalam teori ini The Volcanic Explosivity Index Siaga Tingkat diangkat ke 2 dengan rekomendasi bahwa tidak ada aktivitas dalam radius 4 km dari letusan Gunung Barujari .

Aktifitas Terbaru Gunung Rinjani

Rinjani meletus sebanyak tiga kali lebih pada tanggal 23 Mei 2010 dengan kegiatan yang terus-menerus sampai dengan 24 Mei 2010. Menurut lembaga pemantau resmi gunung berapi, abu dari Gunung Barujari dilaporkan mengalami kenaikan hingga 2 km ke atmosfer dan tanaman rusak. Lava mengalir ke danau kaldera, mendorong suhu naik dari 21 ° C hingga 35 ° C, sementara asap menyebar 12 km. Gunung berapi ini tidak secara langsung mengancam penduduk desa selama salah satu aktivitas letusan pada awal 2010 namun akses ke beberapa bagian dari Gunung secara resmi ditutup atau dibatasi pada beberapa kali.

Gunung rinjani dengan titik tertinggi 3.726 mdpl, mendominasi sebagian besar pemandangan pulau lombok yang ada di bagian utara,Disebelah kerucut rinjani ini ada terdapat kaldera yang luasnya sekitar 3.500 m * 4.800 m,memanjang ke arah timur dan barat,di kaldera ini terdapat danau yang bernama segara anak,tak tahulah kenapa namanya segara anak. Secara stratigrafi, Gunung Rinjani dialasi oleh batuan sedimen klastik Neogen (termasuk batu gamping), dan setempat oleh batuan gunungapi Oligo-Miosen. Gunung api Kuarter itu sendiri sebagian besar menghasilkan piroklastik, yang dibeberapa tempat berselingan dengan lava. Litologi itu merekam sebagian peletusan yang diketahui dalam sejarah. Sejak tahun 1847 telah terjadi 7 kali peletusan, dengan jangka istirahat terpendek 1 tahun dan terpanjang 37 tahun.

Seperti pada gunung api lainnya, Koesoemadinata (1979) menyebutkan bahwa aktivitas kegunungapian Rinjani pasca pembentukan kaldera adalah pembangunan kembali. Kegiatannya berupa efusiva yang menghasilkan lava dan eksplosiva yang membentuk endapan bahan-lepas (piroklastik). Aliran lava, lahar letusan, lahar hujan, dan awan panas guguran berpeluang mengarah ke Kokok Putih hingga Batusantek. Awan panas guguran dapat terjadi di sepanjang leleran lava baru yang masih bergerak, meskipun kemungkinannya kecil.

Pemandangan Rinjani

Pandangan dari danau kawah yang indah, seperti matahari terbit .Dari atas puncak anda dapat melihat Bali ke barat dan Sumbawa di timur. Sungguh pemandangan alam yang luar biasa yang wajib kita syukuri dan menjaganya.

Tumbuhan dan Hewan

Lombok terletak di Timur Garis Wallace dan ada beberapa jenis burung dengan afinitas. Ini termasuk honeyeaters, kakatua dan nuri bergantung hijau. Kehidupan burung bisa sulit untuk di amati di sini karena kepadatan hutan, jika Anda memiliki waktu luang dan forebearance mitra trekking. Monyet abu-abu ekor panjang (monyet candi Bali) adalah hewan yang umum di jumpai sampai ke bibir kawah. Jika dari jauh akan lebih menarik melihat budeng daun langka yang mendiami hutan-hutan ini dan yang lembut adalah panggilan kontak sering memberikan latar belakang yang menenangkan kicau burung dan rusa-rusa lebih sering terdengar dari pada terlihat.

Iklim

Jika ingin trekking Rinjani sebaiknya naik pada saat musim kemarau April-November karena pada saat musim hujan jalan trekking ini umumnya di tutup. Dalam beberapa tahun terakhir pada bulan-bulan awal dari ‘musim kemarau’ dan harus siap untuk menghadapi hujan deras dan jarak pandang rendah dengan trek licin di bawah kaki setiap saat, terutama di sore hari. Itu akan sangat dingin di gunung di atas 2.000 m dan mendekati beku di puncak, pakailah jaket tebal dan kaos tangan dan kaos kaki karena suhu udaranya yang sangat dingin.

Jalur Masuk Rinjani

Kebanyakan pengunjung tiba melalui desa Senaru (600 m), di sisi utara gunung dan dengan demikian lebih dekat ke daerah resor utama pantai barat termasuk Senggigi. Entry point lain yang mungkin adalah Sembalun Lawang (1.150 m), di sisi timur, yang lebih dekat ke puncak. Jika Anda berasal dari Padang Bai Bali pilihan yang paling murah adalah untuk mengambil feri yang bekerja 24 jam, memakan waktu 4 jam 30 menit dan biaya 45.000 IDR (2015, Maret). Alternatif lain adalah mengambil kapal cepat yang memakan waktu 2 jam dan biaya sekitar 250.000 rupiah. Kapal pertama ini di 8:00 dan yang terakhir di 1:30 pm.

Setelah Anda berada di pelabuhan Lembar Anda dapat melanjutkan perjalanan dengan menggunakan jasa taksi dan dapat menegosiasikan harga. Biaya taksi adalah sekitar Rp 35.000 untuk per orang dan dibutuhkan selama 45 menit. Hal ini juga memungkinkan untuk mengambil boat jika Anda tiba pada siang hari dan biayanya sekitar 15.000 IDR, tetapi pada malam hari mereka digunakan untuk biaya Rp 30.000 untuk per orang. Jika Anda memutuskan untuk melanjutkan ke Senaru dengan taksi akan memakan waktu sekitar 4 jam dengan total Harga dari Mataram ke Senaru adalah Rp 350.000 . Inipun juga dapat ditawar. untuk memasuki ke taman biayanya sekitar Rp 150.000 (+ -12 USD) per orang. Biaya ini dibagi sebagai berikut: 13% untuk otoritas taman nasional, 62% untuk program Rinjani ekowisata trekking dan 25% untuk pemeliharaan perjalanan rute dll Meskipun biaya ini harus membantu menjaga jalan, jalan masih dipenuhi dengan sampah botol dan makanan,sehingga di sarankan untuk mengumpulkan sampah dan membuang pada tempatnya.

The Mulang Pakelem. Ini upacara Hindu tahunan di danau kawah berasal dari invasi abad ke-18 dari Lombok dengan Bali dari kerajaan Karangasem dan menarik ratusan peserta. Danau ini begitu suci bagi umat Hindu dan melihat ratusan putih peziarah Hindu berpakaian sambil duduk dan berdoa di sini, merupakan pengalaman yang luar biasa menggembirakannya.

Mendaki Gunung Rinjani

Pada ketinggian 3.726 m, Rinjani merupakan gunung berapi tertinggi kedua di Indonesia setelah Gunung Kerinci di Sumatera. Hal ini sangat berpengaruh oleh pengunjung dengan tingkat kebugaran fisik yang tinggi. Sangat penting untuk memahami dan menghormati gunung yang besar ini. Beberapa orang benar-benar melakukan usaha yang sangat berat yang membutuhkan untuk mencapai puncaknya dan yang sebenarnya melainkan hanya dapat berhenti di kawah rim (kira-kira 2.700 m) di mana pandangan dari danau kawah yang dipikiran hanya bertiup. Untuk membuat tambahan 1.000 m pendakian ke puncak membutuhkan tingkat kebugaran yang lebih tinggi, belum lagi kekuatan semangat dan rasa petualangan.

Biasanya, perjalanan ke tepi kawah membutuhkan dua hari dan satu malam berada di gunung. Semakin lama pendakian ke puncak bisa dilakukan dengan berkemah dengan hanya satu malam. Yang harus di siapkan jika ingin trekking rinjani ini adalah harus membawa jaket tebal besar, dan head lamp. Jika Anda akan ke atas, anda akan merasa seperti tidak berada di daerah tropis lagi karena cuacanya yang sangat dingin. Ada begitu banyak orang berjalan melewati daerah ini dan anda tidak perlu khawatir,dan banyak porter atau kuli angkat yang rata-rata asli dari lombok.

Adi Trekker (Gunung Rinjani Trekking Community), JL. Pariwisata Senaru, Bayan, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Indonesia, +6281991028066 (rinjani.trek87@gmail.com),

Gunung Rinjani Trekking Organizer untuk ramah, profesional, dan keamanan pengalaman trekking. Hijau Rinjani (Green Rinjani Trekking Tour dan Travel), JL. Raya Senaru bayan lombok, +6281916030327 (info.greenrinjani@gmail.com), Mengatur trekking di perjalanan dan penanaman pohon di gunung Rinjani dengan lingkungan solusi ramah lingkungan . Melakukan penanaman pohon tidak hanya berguna untuk meningkatkan kualitas lingkungan kita. tanaman juga dapat mengurangi risiko kebakaran semak.

Rinjani Trekking Klub (Rinjani Club Tour & Travel Service), Jl. Raya Senggigi Km 08, Senggigi, +62 370 693202 jam = 24 jam 6281 7573 0415 (rinjaniclub@gmail.com), Tim ahli biologi muda dan naturalis memberikan ahli panduan pendakian berpengalaman di Gunung Rinjani Lombok. Tim yang terlatih dan berlisensi dalam pencarian dan teknik penyelamatan (SAR-Lombok). Porter lokal yang digunakan dan mereka bekerja untuk kode menghormati lingkungan dan pemanfaatan berkelanjutan dari rute trekking. Manajer Imron Rosadi (Ronie), ia dihormati di bidang jasa pendakian Rinjani. Pendakian menggunakan Senaru, Sambulan Lawang dan Benang Stokel rute

Rute Pendakian Gunung Rinjani

Ada beberapa jalur resmi dan utama yang sering di gunakan oleh pendaki Rinjani, dan Berikut penjelasannya

Jalur – Jalur Pendakian Gunung Rinjani

1. JALUR SENARU

Jalur pendakian Senaru merupakan jalur pendakian paling ramai, hal ini disebabkan selain sebagai jalur wisata treking juga kerap dipergunakan sebagai jalur pendakian oleh masyarakat adat yang akan melakukan ritual adat / keagamaan di puncak Rinjani atau Danau Segara Anak. Pusat Pendakian Terpadu ( Rinjani Trek Centre ) Senaru. Rute pendakian yaitu Senaru – Pelawangan Senaru – Danau Segara Anak dengan berjalan kaki memakan waktu ± 10 – 12 jam melalui trail wisata yang berada dalam hutan primer dan sepanjang jalan trail telah disediakan sarana peristirahatan pada setiap pos. Dari pintu gerbang Senaru sampai Danau Segara Anak terdapat tiga pos. Sepanjang jalan trail pengunjung dapat menikmati keindahan hutan belantara dan bebatuan yang menakjubkan.

Untuk memperoleh informasi mengenai pendakian Gunung Rinjani telah disediakan Pusat Pendakian Terpadu ( Rinjani Trek Centre ) atas kerjasama Balai Taman Nasional Gunung Rinjani dengan NZAID ( New Zealand Asistance International Development ), Dari Danau Segara Anak bila anda ingin melanjutkan perjalan ke Puncak Gunung Rnjani anda harus menuju ke pelawangan sembalun yang membutuhkan waktu 4 Jam, dari pelawangan sembalun ke Puncak Rinjani membutuhkan waktu 4 – 5 Jam.

Pendakian ke puncak umumnya dilakukan pada pukul 2 dini hari, ini dimaksudkan agar pada pagi harinya dapat menikmati matahari terbit ( Sunrise ) dari Puncak Gunung Rinjani serta dapat menikmati pemandangan seluruh pulau Lombok bahkan pulau Bali apabila cuacanya cerah.
halaman selanjutnya : beberapa trek pendakian rinjani

2. JALUR SEMBALUN

Jalur Sembalun merupakan jalur yang ramai dilalui oleh pengunjung terutama oleh para penggemar treking. Rute yang dilalui adalah gerbang sembalun lawang – pelawangan sembalun – puncak rinjani memakan waktu 9 – 10 jam. Jalur ini sangat dramatis dan mengesankan trail wisata yang anda lalui merupakan padang savana dan punggung gunung yang berliku – liku dengan jurang disebelah kiri dan kanan jalur.

Dibandingkan jalur Senaru, jalur pendakian ini tidak terlalu curam, namun karena didominasi oleh padang savana menjadikan perjalanan anda bermandikan peluh oleh teriknya matahari yang menyengat, namun semua itu akan sirna saat anda dibuat terpana oleh indahnya pemandangan padang dan hutan yang luas sepanjang lembah – lembah nan hijau disebelah timur Gunung Rinjani, bahkan mata anda akan dimanjakan oleh indahnya selat Alas dan Pulau Sumbawa di kejauhan. Setelah tiba di puncak Rinjani anda bisa beristirahat sejenak sembari menikmati panorama alam dan berbangga diri telah menginjakkan kaki disalah satu kaki langit di Indonesia serta menimbulkan rasa kekaguman akan ciptaan Tuhan.

3. JALUR TOREAN

Sepanjang jalur ini, dari Desa Torean menuju kali Tiu ( batas TNGR ) yang merupakan Pos I pendakian dapat dijumpai ladang, padang pengembalaan, perkebunan dan merupakan kawasan Hutan Produksi. Flora yang dapat dijumpai yakni: Bajur, Klokos Udang, Rotan Hutan, Bangsal, Lengsir, Jambu, Bunut, Blimbing Hutan, Juwet, Paku – pakuan, Ketimunan, Rajumas, Tapan Dawa. Sedangkan Fauna yang dapat dijumpai yakni: beberapa jenis burung ( perkici, Daweuh, Kecial, Srigunting ).

Jarak dari Pos III Torean menuju ke Plawangan Torean ± 3,50 Km dengan kemiringan ± 30 – 40%, sepanjang perjalanan kita akan berada dalam apitan 2 buah gunung dan kita juga dapat menikmati aliran sungai ( Kokok ) Putih.

Tips & Tricks Mendaki Gunung Rinjani
Kembali kami berikan tips aman dan nyaman sukses mendaki Gunung Rinjani. Apa saja???

1. Kapan waktu terbaik yang pas mendaki Gunung Rinjani – Lombok?

  • Waktu terbaik yang pas adalah ketika Pendakian Gunung Rinjani – Lombok tidak ditutup, artinya antara bulan Maret-Desember. Diantara rentang waktu tersebut antara bulan maret-juli adalah waktu2 terbaik mendaki gunung Rinjani.
  • Hindari mendaki gunung Rinjani saat puncak/penuh musim pendakian (Libur Panjang, 17 Agustus, Natal + Tahun baru). Jangan harap bisa menikmati perjalanan pada waktu-waktu tersebut.
  • Bulan Agustus tepatnya tanggal 17 Agustus, biasanya ada lomba tingkat Internasional dan upacara pengibaran bendera yang diikuti oleh warga sipil, Polri maupun TNI, ngga usah tanya padatnya bagaimana. Ini merupakan musim terpadat pendakian Gunung Rinjani – Lombok versi Porter Rinjani
  • Bila memaksa mendaki Gunung Rinjani – Lombok di waktu puncak musim pendakian, pesanlah porter paling tidak sebulan sebelumnya, dan pastikan anda mendapat porter saat sampai di sana.

2. Berapa hari waktu yang pas untuk mendaki Gunung Rinjani – Lombok?

  • Mendaki gunung rijani setidaknya diperlukan 5 hari. Percayalah, anda akan seperti dikejar-kejar dan disiksa bila hanya 5 hari apalagi tanpa porter
  • Hari pertama – gerbang –> Pos 2
  • Hari kedua – Pos 2 –> Plawangan Sembalun (Masih agak siang, tapi tergantung kondisi team)
  • Hari ketiga – Plawangan Sembalun –> Puncak
  • Hari keempat – Plawangan Sembalun –> Segara Anak (sebaiknya bermalam 3 hari)
  • Hari kelima – Segara anak – Senaru

3. Apa saja yang harus di bawa ketika mendaki Gunung Rinjani – Lombok?

  • Peralatan wajib mendaki gunung
  • Di Gunung Rinjani – Lombok terdapat pemandian air panas, bawalah keperluan untuk berendam di air panas, termasuk kamera waterproof, karena uap airnya cukup untuk membuat kamera mengalami “koma”.
  • Pancing, atau setidaknya mata kail dan senar. Gunung Rinjani terkenal dengan Segara Anak nya. Percayalah,, mancing ikan di Segara Anak bila musimnya tepat, tidak lebih susah dari mancing di kolam sendiri
  • Bawa buah-buah yang mengandung air dalam jumlah banyak, biasanya porter bawa Nanas
  • Semangaaaattttttttt yang kuaaatttttttttt !!!

4. Mendaki dari mana? Senaru atau Sembalun?

  • Ini Point paling penting dan terpenting ya, pilih mendaki dari Sembalun atau mendaki dari Senaru?
  • Naik dari Sembalun adalah pilihan terbaik dan tercepat. Jalurnya memang panas terik pos 1 – pos 3 dan naik turun sampai Plawangan Sembalun
  • Jalur Senaru lebih landai sampai Plawangan Senaru, tapi seperti tiada habis-habisnya, panjaaaanggggggg dan rimbun.
  • Jalur Sembalun biasa dipakai pendaki lokal, jalur Senaru biasa dipakai pendaki import, karena memang mereka benar-benar memakai jasa porter alias orangnya bawa daypack doank, porter yang membawa semuanya (kompor, gas, tenda, matras, buah, sayur, eperiting lah)

5. Membawa perbekalan dari mataram atau beli di sembalun (asumsi naik dari sembalun)

  • Tersedia alfamart dan Indomart di luar Bandara Lombok. Yang di dalam bandara hanya snack dan permen
  • Namun di sembalun ternyata ada Toko Sembako yang komplit, termasuk BBG kaleng.
  • Silahkan pilih sendiri mau beli dimana, bisa minta bantu sopir/porter.
  • dan di sarankan Sebaiknya beli di Sembalun

6. Dimana harus nge-camp / bermalam?

  • Ini tergantung dari kondisi team. Pakai porter atau tidak?
  • Jangan melakukan perjalanan ketika malam.
  • Pos 2. Ini pos yang tepat jika team tidak bisa mencapai Plawangan Sembalun. Percayalah, perjalanan dari pos 3 ke Plawangan Sembalun, benar-benar menyiksa
  • Berangkatlah pagi-pagi dari pos 2,kaena perjalanan yang masih jauh . Bangunkan anggota sekitar jam 3 atau jam 4 pagi, dan siapkan sarapan. Jika ingin menikmati sunsrise, pos 2 akan membuat anda terpesona.
  • Sampai di Plawangan Sembalun,, segera cari tempat untuk camping. Jangan camping di area pas sekitar ketika sampai di Plawangan Sembalun. Carilah tempat yang dekat dengan mata air dan lokasi terdekat sebelum trekking puncak. Perjalanan sekitar 15-20 menit ke arah puncak.
  • Dari Plawangan Sembalun, jarak tempuh ke puncak masih jauh, jadi siapkan mental dan tentunya fisik yang kuat.
  • Sampai di Segara Anak, pastikan hari masih terang, sehingga bisa memilih spot yang tepat, untuk memancing dan untuk mengabadikan moment pendakian Gunung Rinjani
  • Bila masih banyak waktu, bisa camp di Plawangan Senaru

7. Bagaimana dengan ketersediaan air di Gunung Rinjani – Lombok?

  • Pos 2 di bawah jembatan, ithir2 org jawa bilang
  • Plawangan Sembalun
  • Segara anak, searah dengan jalur pemandian air panas (5-10 menit)
  • Dari Segara anak, untuk turun ke Senaru bawa air yang banyak, setidaknya 2 liter/org hanya untuk minum

8. Dimana spot yang bagus untuk mengambil fhoto di Gunung Rinjani – Lombok?

  • Sabana sembalun (pos 1 – pos 3)
  • Pos 2 menyajikan pemandangan yang bikin greget saat malam dan sunrise.
  • Plawangan Sembalun dengan background Segara Anak dan Puncak Rinjani
  • Of course, selama trekking dan saat menuruni tanjakan pasir menuju puncak dengan background Segara Anak
  • Saat turun dari Segara Anak ke senaru, anda harus naik terlebih dahulu ke Plawangan Senaru, sama halnya saat turun dari Plawangan Sembalun ke Segara Anak, sebelum sampai di Plawangan Senaru, pemandangan Segara Anak sangat wonderful, antimainstream pokonya.
  • Dari Plawangan Senaru – Gerbang Senaru, simpan dan amankan kamera, hutan, lumpur kalau hujan, dan hanya 1 pertanyaan, INI KAPAN SAMPAINYA???

9. Bagaimana bila tidak dapat porter?

  • Kerjasama Team. Pembagian tugas, motiviasi dan pengertian
  • Bila berpapasan dengan porter, cobalah minta bantu mereka, sapa tau dengan harga yang pas mereka mau membawa barang kita, walaupun hanya dari pos ke pos selanjutnya, tapi tak apa sedikit mengurangi beban.
  • Untuk regu tercepat sebaiknya di depan mencari lokasi yang pas untuk camping.

10. Persiapan sebelum summit attack Gunung Rinjani – Lombok?

  • Pastikan cukup istirahat dan energi cukup. Penulis sendiri merasakan kurang istirahat. Sampai Plawangan jam 9 malam, gelar tenda, masak lalu ambil air, langsung trekking,,, dan tadaaaaaa,,, penulis merasakan dingin dan capek yang hebat, perlu istirahat di tanjakan pasir selama kurang lebih setengah jam agar bisa melanjutkan perjalanan.
  • Air yang cukup (1 liter) dan makanan berenergi atau buah
  • Bawa jaket anti angin, karena dingin dan anginya bikin greget
  • Bila waktu musim pendakian, puncak Gunung Rinjani – Lombok akan sesak oleh pengunjung yang ingin mengabadikan moment. Antri lah dengan sabar dan manfaatkan moment sebaik mungkin.
  • Yang terakhir … sabar, sabar dan sabar terus,,, nikmati setiap langkah perjalanan. Terkadang, perjalanan itu lebih indah dari tujuan perjalanan itu sendiri. Ada kalanya puncaknya biasa saja namun perjalanannya luar biasa.
  • Silakan lihat bagian tidur di Senaru untuk rincian.

Akomodasi di Rinjani

Untuk mendapatkan akomodasi untuk mendaki ataupun berwisata disekitar Gunung Rinjani maka silahkan menghubungi PT. Marlion LLC di alamat : Pertokoan Pantai Loco Nomor 5, Jl. Raya Senggigi KM.7, Senggigi,Lombok, NTB, Indonesia. – HP / WA : +6287864575957 .

Leave a Reply

Your email address will not be published.