Posted on

Tour Paket Wisata Lombok

UPDATE : Info Cara Murah Tour Paket Wisata Lombok, Gili Trawangan, Trekking Rinjani.

Testimony Paket Wisata Lombok PT. Marlion LLC

paket wisata lombok

Testimony TripAdvisor (5 Stars) :

Tips Berikut adalah beberapa alternatif cara mengambil paket wisata lombok murah untuk moda transportasi air menuju Gili Trawangan baik dari Bali maupun dari Lombok:

1. Dari Bali Menuju Ke Gili Trawangan.

Terdapat beberapa pilihan operator Fast Boat dari Bali menuju Gili Trawangan, yang harus diperhatikan tentu saja keamanan dan kenyamanan selama perjalanan, beberapa operator menawarkan harga yang murah namun sering memaksakan perahu melebihi kapasitasnya, operator seperti inilah yang harus dihindari. Berikut adalah beberapa operator Fastboat yang mungkin bisa anda gunakan untuk menuju Gili Trawangan dari Pulau Bali: Klik untuk melihat daftar fastboat dari Bali ke Gili Trawangan..

2. Dari Pulau Lombok Menuju Ke Gili Trawangan.

Terdapat dua pilihan jalur yang bisasa digunakan untuk menyebrang ke Gili Trawangan dari pulau Lombok, yakni pelabuhan Bangsal dan pelabuhan Teluk Kodek.

a. Pelabuhan Bangsal.
Berjarak sekitar 45 menit berkendara dari Senggigi, Pelabuhan Bangsal merupakan pelabuhan penyebrangan reguler yang biasa digunakan oleh penduduk sekitar dari dan menuju Gili, baik Gili Meno, Gili Air maupun Gili Trawangan. Apabila anda menggunakan taxi, mereka tidak diizinkan masuk sampai ke pelabuhan, melainkan hanya sampai ke tempat sejenis terminal kecil yang diebut sebagai stasiun, dari sini anda bisa meneruskan perjalanan menggunakan kereta Cidomo. Jaraknya tidak terlalu jauh mungkin hanya sekitar 200 meter, sehingga sejatinya bisa ditempuh hanya dengan berjalan kaki, tentu saja dengan syarat tidak terlalu banyak barang bawaan anda.

Pelabuhan Bangsal tidak terlihat seperti pelabuhan, hanya berupa bibir pantai dengan bangunan kecil dari kayu sebagai administratur sekaligus penjual tiket, serta beberapa kursi untuk menunggu. Ya, menunggu adalah hal penting di sini, karena perahu penyebrangan tidak akan berangkat bila penumpang melum memenuhi kuota yakni 20 orang. Setiap interfal waktu sekali diumumkan melalui pengeras suara berapa total penumpang yang sudah mendaftar dan berapa orang lagi kekurangannya. Tiket penyebrangan melalui pelabuhan Bangsal sangat murah, yakni hanya Rp. 30.000 / Orang sekali jalan. Apabila anda tidak bersedia menunggu berlama2, anda bisa mencarter sebuah perahu sekaligus, harga carter sebuah perahu tertera di papan pengumuman tempat penjualan tiket, sekitar 500 – 700 ribu rupiah sekali jalan.

b. Dari Teluk Kodek
Pelabuhan terdekat ialah Teluk Kodek, pelabuhan ini merupakan pelabuhan utama fast boat dari Bali yang menuju Gili Trawangan dan Lombok. Di sepanjang jalan Senggigi banyak terdapat travel yang menawarkan perjalanan ke Gili Trawangan dengan harga yang bersaing. Mereka juga menawarkan aneka paket snorkeling & diving di sekitar Gili Trawangan, lalu mengunjungi pulau untuk kembali lagi ke Senggigi di sore harinya. Apabila anda tidak memiliki rencana untuk menginap di Gili Trawangan, kami sarankan untuk menggunakan jasa ini.

Tips dan trik berhemat di gili trawangan.

  • Begitu berlabuh di gili trawangan, dari tempat yang ada tulisan selamat datang welcome to gili trawangan, berjalanlah ke kiri sampe ketemu dermaga. Di per4an dermaga itu belok lah ke kanan menyusuri jalan kampung. Disitu banyak penginapan yg layak bahkan bisa dibilang bagus tapi murah.
  • Kalo nginep di coral voice, menyusuri jalan kampung itu sampe mentok lalu belok kiri sedikit. Dengan harga 400 ribu untuk 2 orang, sudah mendapatkan breakfast. Kamarnyapun lumayan bagus. Tp tentunya harga segitu setelah melalui tawar menawar.
  • Untuk makan, kami makan di green cafe. Di dekat perempatan dermaga. Menu yg dipampang memang mahal mahal, tp kita bisa nanya ke pelayan makanan yg 30ribuan apaan aja. Dengan harga 30ribu kita bisa mendapatkan nasi sayur, lauk ayam atau ikan.
  • Untuk makan malam, di dekat green cafe itu ada semacam lapangan kecil yang kalo malam menjadi pusat makanan. Tenang aja kalo disini sudah dipampangkan menu dengan harganya. Jd tidak usah takut ke tembak. Hasil surveyku sih warung jawa paling murah. Nasi goreng 30 ribu, nasi pake ikan nila 30 ribu.
  • Di gili trawangan juga bisa snorkeling. Paket yg ditawarkan emang udah fix, 200 ribu tanpa lunch.
  • Intinya sih kalo di gili trawangan gaboleh malu dan harus berani nawar. Kalo gak mau ribet, ikut aja paket wisata lombok di marlionllc.com

Mengapa kita harus ke gili trawangan ?

Adan banyak Alasan yang mewajibkan traveler untuk mengunjungi salah satu inland paradise di kawasan Indonesia Timur ini:

1. Dekat dengan tiga pulau lain

Gili Trawangan termasuk dalam Desa Gili Indah di Lombok Barat. Pulau ini diapit oleh dua gili lain, yaitu Gili Air dan Gili Meno. Berlibur di Gili Trawangan, berarti Anda bisa juga menikmati keindahan dua gili lainnya.

Cukup dengan menaiki perahu sekitar 15 menit, Anda sudah bisa berkunjung ke Gili Air dan menyeberang lagi ke Gili Meno. Biasanya, turis yang datang ke dua gili tersebut, menghabiskan waktu dengan menikmati alam bawah laut. Memang harus diakui, alam bawah laut Gili Air dan Meno tidak kalah cantik dengan yang ada di Gili Trawangan.

2. Pantai yang bersih

Selain air lautnya yang bersih dan jernih, pantai di Gili Trawangan juga tak kalah bersih. Pantai dengan pasir putih ini terbentang begitu luas tanpa sampah berserakan. Memang benar, seluruh penduduk dan turis yang datang ke Gili Trawangan amat menjaga kebersihan pulau. Jadi tak heran bila pantainya begitu bersih, dan berkilau dengan pasir yang terkena sinar matahari.

3. Bebas polusi dan kendaraan bermotor

Inilah keunggulan Gili Trawangan dibanding pulau lain di Indonesia. Kendaraan bermotor dilarang keras beroperasi di sana. Sebagai ganti, alat transportasi yang digunakan adalah sepeda dan cidomo. Cidomo adalah sejenis kereta kuda khas Lombok, NTB.

4. Sunset dan Sunrise

Gili Trawangan memiliki pantai yang menghadap barat dan timur. Jarak antar pantai ini pun tidak terlalu jauh. Cukup berjalan kaki atau naik cidomo, wisatawan sudah bisa menikmati sunset dan sunrise di satu pulau.

Keluarkan kamera Anda, dan abadikan setiap momen di Gili Trawangan. Sambil duduk santai di pantai dan diiringi musik yang berdendang, juga semilir angin, sunset Gili Trawangan terasa begitu romantis. Pastikan Anda menikmatinya bersama kerabat atau pasangan.

5. Alam bawah lautnya menakjubkan

Tidak perlu diragukan lagi, Gili Trawangan di Lombok memang memiliki alam bawah laut yang sangat indah. Air laut di pulau ini begitu jernih, dengan gradasi warna biru hijau yang menghiasi lautnya. Karena airnya yang begitu bening, Anda pun bisa melihat ikan dan terumbu karang langsung dari atas kapal yang berlayar, tanpa harus menyelam.

Tapi jika ingin menikmati alam bawah laut lebih maksimal, cobalah untuk menyelam. Jangan pernah lewatkan kesempatan bertemu ikan nemo alias ikan badut yang berenang dengan gemulai. Tidak hanya nemo, terumbu karang aneka warna juga bisa Anda temui di sana. Arus laut yang tenang menambah kenikmatan menyelam di Gili Trawangan. Kesimpulannya, alam bawah laut Gili Trawangan memang luar biasa.

6. Masyarakat yang ramah

Selain alam bawah lautnya yang bersih, salah satu daya tarik Gili Trawangan adalah penduduknya yang ramah. Jika tidak percaya, cobalah mengelilingi Gili Trawangan dengan berjalan kaki, Anda pun akan disapa dengan ramah oleh setiap penduduk yang kebetulan berpapasan. Anda pun tidak perlu takut tersesat, karena penduduk pasti membantu Anda menemukan jalan pulang.

7. Kehidupan malam di Central Market

Nah, ini dia kegiatan malam yang tidak boleh Anda lewatkan saat berada di Gili Trawangan, menikmati kehidupan malam di Central. Jejeran bar dan hingar bingar musik siap menyulap malam Anda Gili Trawangan menjadi meriah.

Central atau biasa disebut pasar seni di Gili Trawangan, mulai ramai saat senja datang dan matahari siap kembali ke peraduan. Pasar seni di Gili Trawangan berbentuk seperti jalan besar menghadap ke Pantai Tengah Gili Trawangan dengan kios dan bar di kanan kirinya. Waktu paling asyik untuk datang ke Central adalah malam hari sekitar pukul 21.00 Wita. Saat itu, seluruh bar dan toko di sepanjang pasar seni ini sudah buka.

8. Akomodasi memadai

Tidak perlu takut soal akomodasi. Gili Trawangan sudah dipenuhi oleh resort berbagai yang bisa disesuaikan dengan anggaran Anda. Mulai dari penginapan murah meriah untuk backpacker, hingga resort bintang lima ada di sini. Tinggal sesuaikan budget, dan nikmatilah bermalam di Gili Trawangan.

Paket Wisata Lombok

Tour Paket Wisata Lombok Murah Ke Gili Trawangan

paket wisata ke lombok
Gili Trawangan
  • Gili yang berarti pulau menawarkan wisata mulai dari snorkeling sampai diving untuk melihat ikan hiu karang.
  • Gili Trawangan merupakan tempat pelarian sempurna terhadap kepenatan kerja ataupun bagi siapapun yang menginginkan tempat yang indah, alami, dan menenangkan.
  • Gili Trawangan sangat terkenal bagi wisatawan yang ingin mengambil Lombok tour untuk wisatawan yang ingin mendapatkan pengalaman luar biasa di pulau terpencil ini.
  • Kunjungilah juga Gili Meno atau Gili Air jika anda telah menjejakkan kaki di Gili Trawangan, Lombok Utara, NTB.

Tour Paket Wisata Lombok Backpacker ke Pantai Senggigi

senggigi beach
Senggigi Beach
  • Pantai Senggigi adalah pantai yang cantik di Kabupaten Lombok Barat untuk kita dapat melihat matahari terbenam (sunset) secara langsung sehingga menjadikannya terkenal sebagai salah satu tujuan wisata utama di Pulau Lombok.
  • Pusat keramaian pariwisata Pulau Lombok terletak di pantai Senggigi ini, Anda dapat dengan mudah menjumpai resor, hotel melati, restoran, operator tur, spa, toko cenderamata, pusat hiburan dan masih banyak lagi lainnya yang umumnya terdapat didalam derah wisata.
  • Senggigi juga sekaligus merupakan tempat transit bagi Anda yang ingin menuju Gili Trawangan, Gili Meno dan Gili Air.

Tour Paket Wisata Lombok ke Sembalun Lawang

sembalun lawang
Sembalun Lawang
  • Desa Sembalun Lawang berlokasi di sebelah utara Gunung Rinjani.
  • Desa kecil diketinggian 1.156 m ini memiliki pemandangan alam yang indah dan merupakan jalur titik awal pendakian ke puncak Gunung Rinjani (3.726 m dpl).
  • Terdapat pula sebuah Desa kecil yang bernama Senaru (pintu gerbang lainnya untuk mencapai Gunung Rinjani).
  • Sembalun Lawang sekitar 4 jam dari Kota Mataram, berpemandangan alam hijau dengan ladang pertanian terhampar rapi ditanami sayuran berterasering (ladang betingkat-tingkat) berlatar Gunung Rinjani, melewati jalanan aspal yang berkelok-kelok, hutan, ladang pertanian, dan bahkan akan dapat melihat pemadangan laut Gili Trawangan dari kejauhan.

Tour Paket Wisata Lombok ke Gili Meno

Gili trawangan, gili meno, gili air (Lombok NTB Indonesia)
Gili trawangan, gili meno, gili air (Lombok NTB Indonesia)
  • Diantara ketiga gili, Gili Meno terletak di tengah- tengah. Pulau ini paling kecil dan paling sedikit penduduknya ini.
  • Pulau ini didominasi pohon palem dan rerumputan serta terlihat ternak sapi yang sedang mengunyah rumput.
  • Gili Meno disebut-sebut sebagai tujuan wisata bulan madu (honeymoon).
  • Gili meno memiliki sebuah danau garam dan point menyelam spektakuler yaitu Meno Wall, Sea Point Penyu dan Point Coral Blue.

Tour Paket Wisata Lombok ke Pantai Tanjung Aan

Tanjung Aan
Pantai Tanjung Aan
  • Saat ini pantai Tanjung Aan telah menjadi primadona warga lokal lombok maupun turis domestik. Pantai Tanjung Aan ini dikelilingi oleh beberapa bukit yang dapat kita naiki untuk melihat pemandangan kawasan Pantai Kuta Lombok dari ketinggian.
  • Disini ada 1 spot yang disebut batu payung di bibir pantai terjalnya, bisa dicapai menggunakan perahu kayu yang ditawarkan oleh nelayan setempat untuk di sewa.
  • Tanjung Aan adalah pantai yang ideal untuk penggemar photography. Banyak ide ide sesi foto yang bisa dilakukan disini baik pada ayunan dipinggir pantai sampai siluet bukit di saat sunset tiba.

Tour Paket Wisata Lombok ke Pantai Selong Belanak

Selong Belanak
Selong Belanak
  • Pantai Selong Belanak terkenalpada keindahan dan keasriannya serta kebersihan area pantai, dengan garis pantai yang melengkung seperti bulan sabit dikombinasi beberapa bukit di bagian ujung sabitnya, sangat indah untuk dilihat.
  • Teluk Selong Belanak memiliki bibir pantai panjang 1 Kilometer yang berhadapan langsung dengan Samudra Hindia, dan disisi Selatan pantai dipakai penduduk sebagai area pemukiman.
  • Pantai Selong Belanak berjarak sekitar 49 Kilometer dari Kota Mataram, dapat ditempuh dalam 1,5 jam perjalanan menuju ke arah Bandara Internasional Lombok. Setelah sampai di perempatan Masjid Jami’ desa Penunjak, berbeloklah ke arah Selatan sampai menemukan pantai. Mendekati Pantai, Anda akan menemui pemandangan yang menakjubkan dari ketinggian. Jika Anda melihat sebuah pantai dengan laut biru dan pasir putih yang berbentuk sabit, maka Anda sudah semakin dekat dan akan segera sampai di kawasan Pantai Selong Belanak.

Tour Paket Wisata Lombok ke Desa Adat Sade

paket wisata lombok ke Desa Sade
Desa Sade Lombok
  • Meningkatannya jumlah wisatawan yang secara signifikan mulai terjadi semenjak diresmikannya penggunaan Bandara Internasional Lombok Praya pada bulan November tahun 2011 yang lalu. Hal ini disebabkan jarak tempuh dari Bandara ke Desa Sade hanya 15 – 20 menit perjalanan.
  • Desa Sade adalah merupakan salah satu dari dusun di desa Rembitan, Pujut, Lombok Tengah. Desa Sade merupakan salah satu Desa Adat Suku Sasak asli, berlokasi persis di samping jalan raya Praya-Kuta, jaraknya 30 km dari Kota Mataram. Saat ini rata – rata pengunjung yang datang ke Desa ini setiap harinya mencapai 100 orang per hari. Untuk hari libur jumlah pengunjung dapat meningkat sampai dengan 200 orang.

Tour Paket Wisata Lombok ke Pantai Kuta

surfing-di-pantai-kuta-lombok
Surfing di Pantai Kuta Lombok
  • Pantai Kuta di Lombok secara administratif berada di Desa Kuta, lokasinya tidak begitu jauh dari Bandara Internasional Lombok. Rute perjalanannya ke Pantai Kuta Lombok jika ditempuh dari Senggigi akan menghabiskan waktu kurang lebih 1.5 jam. Anda akan melewati pusat Kota Mataram jika mengambil rute perjalanan Senggigi – Pantai Kuta.
  • Wisata pantai yang tidak kalah bagusnya di Lombok yang dapat disejajarkan dengan pantai-pantai lain di Indonesia adalah pantai Kuta Lombok. namanya yang sama persis dengan pantai Kuta yang ada di Bali.

Tour Paket Wisata Lombok ke Desert Point Bangko Bangko

Desert Point Bangko Bangko Lombok
Desert Point Bangko Bangko Lombok
  • Pantai yang satu ini sangat tidak boleh dilewatkan bagi semua pecinta surfing. Desert Point Lombok menjadi salah satu destinasi wisata di Lombok yang juga wajib dikunjungi oleh pecinta surfing atau selancar. Bahkan, pantai ini dinobatkan sebagai 10 tempat surfing dengan ombak yang terganas versi International surfing Association.
  • Desert Point, masyarakat lokal menyebutnya sebagai Bangko-Bangko, adalah salah satu pantai untuk tujuan surfing yang terletak di Barat Daya Pesisir Lombok. Jika Anda telah sampai di Pelabuhan Lembar, maka perjalanan ke Desert Point dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan travel atau mobil sewaan dan membutuhkan waktu sekitar 2 jam.

Tour Paket Wisata Lombok ke Air Terjun Sendang Gile

air-terjun-sendang-gile
air-terjun-sendang-gile LOMBOK
  • Air terjun Sendang Gile merupakan salah satu objek wisata air yang terletak di kabupaten Lombok Utara yang cukup dekat dengan pintu masuk wisata alam Taman Nasional Gunung Rinjani. Anda hanya tinggal berjalan kaki sejauh 15 menit.
  • Meskipun keadaannya hutan yang padat dan subur, Anda tidak perlu khawatir untuk tersesat. Karena jalan menuju air terjun Sendang Gile adalah sangat jelas. Tetapi jika Anda ragu, Anda dapat meminta bantuan pemandu lokal Anda untuk menunjukkan arah ke air terjun Sendang Gile dan Tiu Kelep.

Info Tour Lombok Murah ke Bukit Malimbu

Bukit Malimbu
Bukit Malimbu
  • Dari atas bukit ini anda akan melihat warna pantai biru yang kehijauan, jika anda memandang lebih jauh lagi ke arah lautnya maka pemandangan warna hijau air laut sungguh menenangkan hati.
  • Bukit malimbu menjadi salah satu objek wisata favorit di Pulau Lombok. Bukit ini letaknya masih berada di sekitar Pantai Senggigi. dari ketinggian atas bukit anda bisa menyaksikan pemandangan Pantai Senggigi yang begitu indah dari ketinggian. Sebagai info tambahan, kami juga menyediakan paket wisata lombok murah termasuk tiket pesawat ke kota mataram nusa tenggara barat, juga paket wisata ke lombok untuk 2 orang, dan Land Tour Lombok.

Info Tour Ke Lombok:

Posted on

Tour Lombok Tour Gili Trawangan & Rinjani Trekking

paket-wisata-lombok-murah-3h-2m
Klik gambar untuk info cara TERMURAH ke Lombok & Gili Trawangan !

Tour Lombok Tour Gili Trawangan & Rinjani Trekking by PT. Marlion LLC

Phone/WhatsApp: +6287864575957
Kode Pos : 83355
Perumahan sandik permai jalan piranha 4, nomor 1, sandik, lombok barat, ntb,
Lombok
83355
Indonesia

LINE : chatinmyline
E-mail: marlionllc@google.com
Award: 2016-2017 TripAdvisor Excellent Service Award (5 stars rated)
Find our location on Google Map below :

Posted on

TERMURAH ! Tour Lombok Gili Trawangan 3 Hari (Menginap Satu Malam di Gili Trawangan)

OPEN TRIP TERMURAH ! 4 Orang Jalan – Tour Lombok Gili Trawangan (3 Hari 2 Malam)

Rp. 2.500.000 (Disc. 50%)

HANYA Rp 1.250.000 Perorang 

Sudah Termasuk: 

  • Hotel di Lombok & Gili Trawangan
  • Semua Transport Mobil Selama Tour
  • BoatPenyeberangan
  • Snorkeling Trip di Gili Trawangan
  • Sepeda selama di Gili Trawangan

Hari Pertama :

aerial-pantai-kuta-lombok-indonesia
The Mandalika Lombok
  • Peserta tour dijemput di bandara Lombok Internasional Airport (LOP) . Usahakan peserta tour mengambil pesawat jadwal pagi Setelahhari agar dapat tiba di Lombok sekitar jam 10 atau jam 11 siang.
  • Setelah penjemputan peserta tour akan dijadwalkan makan siang
  • 12.30 : mengunjungi Desa SADE (desa tradisional suku Sasak Lombok)
  • 13:30 menuju Mandalika Area
  • 14:00 pantai Kuta Lombok
  • 15:00 pantai Seger Mandalika
  • 16:00 pantai Tanjung Aan
  • 17:00 sunset di Bukit Merese
  • 18:00 makan malam dan diantarkan ke hotel untuk istirahat

Hari Kedua :

Tour Gili Trawangan
Gili Trawangan
  • Pagi sarapan di hotel
  • 09:00 peserta dijemput di hotel dan memulai perjalanan di hari kedua menuju pulau Gili Trawangan
  • 10:30 Bukit Malimbu & Pantai Malaka
  • 11:00 Tiba di Gili Trawangan
  • 11:15 check-in hotel kita di Gili Trawangan
  • 11:30 snorkeling ke tiga Gili
  • 13:00 makan siang di Gili Meno
  • 14:00 snorkeling lanjutan di tiga Gili
  • 16:00 acara snorkeling selesai dan kembali ke Gili Trawangan
  • 17:00 : acara tree and easy (acara bebas) sampai makan malam tiba dan istirahat
  • Peserta akan disewakan sepeda selama berada di Gili Trawangan

Hari Ketiga :

Paradise on Earth
  • Sarapan di hotel & Penjemputan boat untuk pulang ke Pulau Lombok lagi disesuaikan dengan tiket pesawat pulang peserta tour.
  • Acara free & Easy dan shopping oleh oleh Lombok akan disesuaikan dengan pengantaran peserta tour ke bandara Lombok Internasional Airport (LOP) untuk perjalanan berikutnya
  • Tour berahir

Testimony

  1. Testimony (Indonesia) :

Testimony (Mandarin) :

Testimony (English) :

Posted on

Tour Lombok 4 Hari (+ Menginap Satu Malam di Gili Trawangan)

Tour Lombok 4 Hari (+ Menginap Satu Malam di Gili Trawangan).

Hari 01 :

  • Peserta tour dijemput di bandara Lombok Internasional Airport (LOP) . Usahakan peserta tour mengambil pesawat jadwal pagi Setelahhari agar dapat tiba di Lombok sekitar jam 10 atau jam 11 siang.
  • Setelah penjemputan peserta tour akan dijadwalkan makan siang
  • 12.30 : mengunjungi Desa SADE (desa tradisional suku Sasak Lombok)
  • 13:30 menuju Mandalika Area
  • 14:00 pantai Kuta Lombok
  • 15:00 pantai Seger Mandalika
  • 16:00 pantai Tanjung Aan
  • 17:00 sunset di Bukit Merese
  • 18:00 makan malam dan diantarkan ke hotel untuk istirahat

Hari 02 :

  • Pagi sarapan di hotel
  • 09:00 peserta dijemput di hotel dan memulai perjalanan di hari kedua menuju pulau Gili Trawangan
  • 10:30 Bukit Malimbu & Pantai Malaka
  • 11:00 Tiba di Gili Trawangan
  • 11:15 check-in hotel kita di Gili Trawangan
  • 11:30 snorkeling ke tiga Gili
  • 13:00 makan siang di Gili Meno
  • 14:00 snorkeling lanjutan di tiga Gili
  • 16:00 acara snorkeling selesai dan kembali ke Gili Trawangan
  • 17:00 : acara tree and easy (acara bebas) sampai makan malam tiba dan istirahat
  • Peserta akan disewakan sepeda selama berada di Gili Trawangan

Hari 03 :

  • Pagi sarapan di hotel
  • 09:00 – 14:00 Peserta bisa mengelilingi pulau dengan bersepeda dan menikmati suasana Gili Trawangan dengan bebas (Free and easy)
  • 15:00 Peserta menyeberang kembali ke Pulau Lombok
  • 15:30 Melewati Pusuk Pass & Mongkey Forest
  • 16:00 – 18:00 : city tour dan diantarkan shopping oleh-oleh khas Lombok
  • 19:00 makan malam dan diantarkan ke hotel untuk istirahat

Hari 04 :

  • Sarapan di hotel
  • Acara free & Easy untuk disesuaikan dengan pengantaran peserta tour ke bandara Lombok Internasional Airport (LOP) untuk perjalanan berikutnya
  • Tour berahir
Posted on

Nusa Tenggara Timur (NTT)

Nusa Tenggara Timur (NTT)

peta ntt map
Peta NTT

Letak Geografis Nusa Tenggara Timur

  • Peta Wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur
  • Letak dan Luas Wilayah

Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terletak di selatan katulistiwa pada posisi 8° – 12° Lintang Selatan dan 118° – 125° Bujur Timur.

Batas-batas wilayah :

    1. Sebelah Utara berbatasan dengan Laut Flores
    2. Sebelah Selatan dengan Samudera Hindia
    3. Sebelah Timur dengan Negara Timor Leste
    4. Sebelah Barat dengan Propinsi Nusa Tenggara Barat.

NTT merupakan wilayah kepulauan yang terdiri dari 566 pulau, 432 pulau diantaranya sudah mempunyai nama dan sisanya sampai saat ini belum mempunyai nama. Diantara 432 pulau yang sudah bernama terdapat 4 pulau besar: Flores, Sumba, Timor dan Alor (FLOBAMORA) dan pulau-pulau kecil antara lain: Adonara, Babi, Lomblen, Pamana Besar, Panga Batang, Parmahan, Rusah, Samhila, Solor (masuk wilayah Kabupaten Flotim/ Lembata), Pulau Batang, Kisu, Lapang, Pura, Rusa, Trweng (Kabupaten Alor), Pulau Dana, Doo, Landu Manifon, Manuk, Pamana, Raijna, Rote, Sarvu, Semau (Kabupaten Kupang/ Rote Ndao), Pulau Loren, Komodo, Rinca, Sebabi, Sebayur Kecil, Sebayur Besar Serayu Besar (Wilayah Kabupaten Manggarai), Pulau Untelue (Kabupaten Ngada), Pulau Halura (Kabupaten Sumba Timur, dll. Dari seluruh pulau yang ada, 42 pulau telah berpenghuni sedangkan sisanya belum berpenghuni. Terdapat tiga pulau besar, yaitu pulau Flores, Sumba dan Timor, selebihnya adalah pulau-pulau kecil yang letaknya tersebar, komoditas yang dimiliki sangat terbatas dan sangat dipengaruhi oleh iklim.

Luas wilayah daratan 47.349,90 km2 atau 2,49% luas Indonesia dan luas wilayah perairan ± 200.000 km2 diluar perairan Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia (ZEEI). Secara rinci luas wilayah menurut Kabupaten/ Kota adalah sebagai berikut:

Wilayah Administratif di Provinsi Nusa Tenggara Timur

No Kabupaten/Kota Kecamatan Desa Kelurahan
1 Kupang 30 218 22
2 Timor Tengah Selatan 32 228 12
3 Timor Tenga Utara 9 140 34
4 Belu 24 196 12
5 Alor 17 158 17
6 Flores Timur 18 209 17
7 Sikka 21 147 13
8 Ende 20 191 23
9 Ngada 9 78 16
10 Manggarai 9 132 17
11 Sumba Timur 22 140 16
12 Sumba Barat 6 45 8
13 Lembata 9 137 7
14 Rote Ndao 8 73 7
15 Manggarai Barat 7 116 5
16 Nagekeo 7 84 16
17 Sumba Tengah 4 43
18 Sumba Barat 8 94 2
19 Manggarai Timur 6 104 10
20 Kota Kupang 4 49
21 Sabu Raijua 6 42 5
Jumlah 285 2.469 300

Luas Daerah Nusa Tenggara Timur Menurut Pulau

No Pulau Luas Daerah Presentase
1 Sumba 11.040,00 23,30
2 Sabu 421,70 0,90
3 Rote 1.214,30 2,60
4 Semau 261,00 0,60
5 Timor 14.394,90 30,40
6 Alor 2.073,40 3,40
7 Pantar 711,80 1,50
8 Lomblen 1.266,00 2,70
9 Adonara 518,80 1,10
10 Solor 226,20 0,50
11 Flores 14.231,00 30,00
12 Rinca 212,50 0,40
13 Komodo 332,40 0,70
14 Lain-lainnya 445,90 0,90
NTT 47.349,90 100,00
Sumber : Brosur No. 30 Tahun 1979, Dit. Agraria Provinsi Dati I NTT
Buku : NUSA TENGGARA TIMUR DALAM ANGKA 2009

Luas Daerah Nusa Tenggara Timur Menurut Kabupaten

No Kabupaten Luas Daerah Presentase
1 Sumba Barat 737,42 1,56
2 Sumba Timur 7.000,50 14,78
3 Kupang 5.898,26 12,46
4 Timor Tengah Selatan 3.947,00 8,34
5 Timor Tengah Utara 2.669,66 5,64
6 Belu 2.445,57 5,16
7 Alor 2.864,60 6,05
8 Lembata 1.266,38 2,67
9 Flores Timur 1.812,85 3,83
10 Sikka 1.731,92 3,66
11 Ende 2.046,62 4,32
12 Ngada 1.620,92 3,42
13 Manggarai 4.188,90 8,85
14 Rote Ndao 1.280,00 2,70
15 Manggarai Barat 2.947,50 6,22
16 Sumba Barat Daya 1.445,32 3,05
17 Sumba Tengah 1.869,18 3,95
18 Nagekeo 1.416,96 2,99
19 Manggarai Timur 2.502,24 5,28
20 Kota Kupang 160,34 0,34
NTT 47.349,90 100,00
Sumber : Buku NUSA TENGGARA TIMUR DALAM ANGKA 2009
Sumber : Brosur No. 30 Tahun 1979 – Dit. Agraria Prop. Dati I NTT

Hampir semua pulau di wilayah NTT terdiri dari pegunungan dan perbukitan kapur. Dari sejumlah gunung yang ada terdapat gunung berapi yang masih aktif. Di pulau Flores, Sumba dan Timor terdapat kawasan padang rumput (savana) dan stepa yang luas.

Pada beberapa kawasan padang rumput tersebut dipotong oleh aliran sungai-sungai. Berikut nama beberapa sungai besar yang ada di NTT.

Nama dan Panjang Sungai di Provinsi Nusa Tenggara Timur

No Kabupaten/Kota Nama Sungai Panjang (Km)
1 Sumba Barat
  • Wano Kaka
80
2 Sumba Timur
  • Payeti
  • Wanga
  • Kakaha
  • Kambaniru
70
50
55
118
3 Kupang
  • Oesao
  • Batu Merah
30
40
4 TTS
  • Tuasene
  • Noelmina
55
90
5 TTU
  • Nain
  • Powu
  • Kau Bele
  • Kaek To
  • Mena
30
40
40
30
33
6 Belu
  • Talau
  • Benanain
  • Nobelu
  • Haekesak
50
100
45
30
7 Alor
  • Waelombur
  • Bukapiting
30
25
8 Lembata
  • Waikomo
41
9 Flores Timur
  • Flores Timur
  • Bama
  • Konga
30
30
46
10 Sikka
  • Mati
  • Warlelau
  • Iligetang
  • Mebe
  • Kaliwajo
60
70
70
80
51
11 Ende
  • Wolomona
  • Mautenda
  • Nangapanda
60
60
60
12 Ngada
  • Pomondiwal
  • Aesesa
45
65
13 Manggarai
  • Dampek
  • Waikaap
  • Reo
60
80
55
14 Rote Ndao
  • Menggelama
32
15 Manggarai Barat
  • Waemese
48
16 Sumba Barat Daya
  • Pola Pare
  • Wai Ha
  • Wee Wagha
  • Wee Lambora
  • Wee Kalowo
  • Wee Kalowo
  • Loko Kalada
18
9
10
10
7
16
17
  • Bewi
  • Pamalar
8
6
18
19
20 Kota Kupang
  • Manikin
30
Sumber : Buku NUSA TENGGARA TIMUR DALAM ANGKA 2009
Sumber : Kanwil Dep. Pekerjaan Umum Prop. NTT Cq. Proyek Perbaikan dan Pemeliharaan Sungai

Nama-Nama Gunung di Provinsi Nusa Tenggara Timur

No Nama Gunung Berapi Tinggi Diatas Permukaan Laut Daerah Bahaya (Km2) DAerah Waspada (Km2) Tahun Letusan Terakhir
1 Ine Like 1.559 51,2 85,8
2 Ebu Lobo 2.149 125,2 97,8
3 Iya 637 27,5 127,5
4 Kelimutu 1.640 78,9 41,8
5 Roka Tenda 875 28,3 50,8
6 Lewo Tobi (Laki–laki) 1.584 69,2 150,6
7 Lewo Tobi (Perempuan) 1.703 68,0 136,1
8 Lera Boleng 1.117 32,7 45,7
9 Ile Boleng 1.659 87,8 71,7
10 Ile Lewotolo 1.319 85,0 108,2
11 Ile Werung 1.018 112,6 132,2
Sumber : Buku Prov. NTT Dalam Angka, Tahun 2007 BPS Prov. NTT.
  • Kondisi Iklim

Wilayah Nusa Tenggara Timur beriklim kering yang dipengaruhi oleh angin musim. Periode musim kemarau lebih panjang, yaitu 7 bulan (Mei sampai dengan Nopember) sedangkan musim hujan hanya 5 bulan (Desember sampai dengan April). Suhu udara rata-rata 27,6° C, suhu maksimum rata-rata 29° C, dan suhu minimum rata-rata 26,1° C.

Presentase Penyinaran Matahari di Kota Kupang Menurut Bulan

No Nama Bulan 2004 2005 2006 2007 2008
1 Januari 76 64 40 59 65
2 Februari 49 84 66 57 37
3 Maret 58 69 54 53 65
4 April 98 77 70 75 89
5 Mei 82 94 88 97 99
6 Juni 91 96 82 82 90
7 Juli 94 89 89 98 97
8 Agustus 96 95 99 97 98
9 Septeber 97 92 100 99 96
10 Oktober 93 86 99 95 92
11 November 86 70 98 84 80
12 Desember 68 54 72 58 41
Sumber : Buku NUSA TENGGARA TIMUR DALAM ANGKA 2009

Rata-rata Kelembaban Udara, Arah / Kecepatan Angin, Dan Rata-rata Tekanan Udara di Kota Kupang Menurut Bulan, 2008

No Nama Bulan Kelembaban Arah/Kecepatan Angin Tekanan
1 Januari 85 Calm / NW 1006,8
2 Februari 83 Calm / NW 1006,0
3 Maret 89 Calm / NW 1007,7
4 April 76 Calm / SE 1008,7
5 Mei 67 SE / E 1010,5
6 Juni 70 SE 1011,4
7 Juli 67 SE 1011,9
8 Agustus 64 SE 1011,8
9 Septeber 66 SE 1010,8
10 Oktober 65 SE / E 1009,9
11 November 76 Calm / NW 1007,8
12 Desember 87 Calm / NW 1006,9
Rata-Rata 75 Calm / NW / SE 1009,2
Sumber : Buku NUSA TENGGARA TIMUR DALAM ANGKA 2009
Sumber : Badan Meteorologi dan Geofisika. Stasiun Klimatologi Kupang
Keterangan : Utara (N=North); Timur Laut (NE=North East);Timur (E=East); Tenggara (SE=South East); Selatan(S=South); Barat Daya(South West); Barat (W=West); Barat Laut(North West).

Jumlah Curah Hujan di Nusa Tenggara Timur Menurut Kabupaten dan Bulan, 2008

Nama Kabupaten Bulan Jml
Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agt Sep Okt Nov Des
Sumba Barat x x x x x x x x x x x x x
Sumba Timur 40 162 40 15 0 63 x 63
Kupang 564 1167 230 109 50 589 1112 1751
Timor Tengah Selatan x x x x x x x x x x x x x
Timor Tengah Utara x x x x x x x x x x x x x
Belu 1255 192 x 127 123 10 27 51 554 642
Alor x x x x x x x x x x x x x
Lembata 52 209 102 86 15 1 0 128 152 280
Flores Timur 322 638 115 48 19 3 0 37 275 312
Sikka 42 333 172 x 12 49 x 219 268
Ende 100 365 x x x x x x x x x x x
Ngada 872 746 x x x x 1 53 31 641 1263 1989
Mangarai 402 704 873 380 118 17 6 16 149 346 643 476 1636
Rote Ndao 364 541 184 62 2 24 277 467 744
Manggarai Barat 139 200 x 58 56 28 146 41 246 461
Sumba Barat Daya x x x x x x x x x x x x x
Sumba Tengah x x x x x x x x x x x x x
Nagekeo x x x x x x x x x x x x x
Manggarai Timur 273 269 270 33 65 75 18 15 13 93 168 142 449
Kota Kupang 285 878 219 85 0 3 16 103 399 518
Sumber : Badan Meteorologi Dan Geofisika. Stasiun Klimatologi Kupang
Sumber : Buku NUSA TENGGARA TIMUR DALAM ANGKA 2009
  • Keadaan Tanah

Apabila dilihat dari topografinya, maka wilayah NTT dapat dibagi atas 5 bagian besar, yaitu :

  • Agak berombak dengan kemiringan 3-16 %.
  • Agak bergelombang dengan kemiringan 17-26 %.
  • Bergelombang dengan kemiringan 27-50 %.
  • Berbukuti-bukit bergunung dengan kemiringan lebih besar dari 50 %.
  • Dataran banjir dengan kemiringan 0-30 %.

Keadaan topografi demikian mempunyai pengaruh pula terhadap pola kehidupan penduduk, antara lain pola pemukiman digunung-gunung, sehingga terdapat variasi adat dan tipologi kehidupan yang sangat besar antara suatu daerah dengan daerah lainnya.

Wilayah Administrasi NTT

Padar-island-Flores
Padar-island-Flores

Data Berdasarkan Realease BPS Provinsi NTT dalam Buku NTT Dalam Angka 2011
Banyaknya Kecamatan, Desa/Kelurahan dan Klasifikasinya Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur, 2010

No Kabupaten/Kota Kecamatan Desa/Kelurahan
Desa Kelurahan Jumlah
1 Sumba Barat 6 63 11 74
2 Sumba Timur 22 140 16 156
3 Kupang 24 160 17 177
4 Timor Tengah Selatan 32 228 12 240
5 Timor Tengah Utara 24 143 31 174
6 Belu 24 196 12 208
7 Alor 17 158 17 175
8 Lembata 9 137 7 144
9 Flores 19 229 21 250
10 Sikka 21 147 13 160
11 Ende 21 191 23 214
12 Ngada 9 82 16 98
13 Manggarai 9 132 17 149
14 Rote Ndao 8 82 7 89
15 Manggarai Barat 7 116 5 121
16 Sumba Barat Daya 8 94 2 96
17 Sumba Tengah 5 65 0 65
18 Nagakeo 7 84 16 100
19 Manggarai Timur 6 159 17 176
20 Sabu Raijua 6 58 5 63
21 Kota Kupang 6 0 51 51
Jumlah 290 2 664 316 2 980

Sumber : Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Prov. Nusa Tenggara Timur

Sejarah NTT

Zaman Kebangkitan Nasional (1900-1942)

Pada masa sesudah tahun 1900, kerajaan-kerajaan yang ada di Nusa Tenggara Timur pada umumnya telah berubah status menjadi status menjadi Swapraja. Swapraja-swapraja tersebut, 10 berada di Pulau Timor ( Kupang, Amarasi, Fatuleu, Amfoang, Molo, Amanuban, Amanatun, Mio mafo, Biboki, Insana) satu di pulau Rote, satu di pulau Sabu, 15 di pulau Sumba ( Kanatang, Lewa-Kanbera, Takundung, Melolo, Rendi Mangili, Wei jelu, Masukaren, Laura, Waijewa, Kodi-Laula, Membora, Umbu Ratunggay, Ana Kalang, Wanokaka, Lambaja), sembilan di pulau Flores (Ende, Lio, Larantuka, Adonara, Sikka, Angada, Riung, Nage Keo, Manggarai), tujuh di pulau Alor-Pantar (Alor, Baranusa, Pantar, Matahari Naik, Kolana, Batu lolang, Purema).
Swapraja-swapraja tersebut terbagi lagi menjadi bagian-bagian yang wilayahnya lebih kecil. Wilayah-wilayah kecil itu disebut Kafetoran-kafetoran.

Zaman Pemerintahan Hindia Belanda

Wilayah Nusa Tenggara Timur pada waktu itu merupakan wilayah hukum dari keresidenan Timor dan daerah takluknya. Keresidenan Timor dan daerah bagian barat (Timor Indonesia pada waktu itu, Flores, Sumba, Sumbawa serta pulau-pulau kecil sekitarnya seperti Rote, Sabu, Alor, Pantar, Lomblen, Adonara, Solor).
Keresidenan Timor dan daerah takluknya berpusat di Kupang, yang memiliki wilayah terdiri dari tiga affdeling (Timor, Flores, Sumba dan Sumbawa), 15 onderafdeeling dan 48 Swapraja. Afdeeling Timor dan pulau-pulau terdiri dari 6 onderafdeeling dengan ibukotanya di Kupang. Afdeeling Flores terdiri dari 5 onder afdeeling dengan ibukotanya di Ende. Yang ketiga adalah Afdeeling Sumbawa dan Sumba dengan ibukota di Raba (Bima). Afdeeling Sumbawa dan Sumba ini tediri dari 4 oder afdeeling.
Keresidenan Timor dan daerah takluknya dipimpin oleh seorang residen, sedangkan afdeeling di pimpin oleh seorang asisten residen. Asisten residen ini membawahi Kontrolir atau Controleur dan Geraghebber sebagai pemimpin Onder afdeeling. Asisten residen , kontrolir dan gezaghebber adalah pamong praja Kolonial Belanda. Para kepala onder afdeeling yakni kontrolir dibantu oleh pamong praja bumi putra ber pangkat Bestuurs assistant. (Ch. Kana, 1969,hal . 49-51).

Zaman Pendudukan Jepang (1942-1945)

Pada tanggal 8 Maret 1942 komando angkatan perang Belanda di Indonesia menyerah tanpa syarat kepada Jepang. Dengan demikian secara resmi Jepang menggantikan Belanda sebagai pemegang kekuasaan di Indonesia. Untuk Indonesia bagian timur termasuk wilayah Indonesia. Bagian Timur wilayah NTT berada di bawah kekuasaan angkatan laut Jepang (Kaigun) yang berkedudukan di Makasar. Adapun dalam rangka menjalankan pemerintahan di daerah yang diduduki Kaigun menyusun pemerintahannya. Untuk wilayah Indonesia bagian Timur dikepalai oleh Minseifu yang berkedudukan di Makasar. Di bawah Minseifu adalah Minseibu yang untuk daerah Nusa Tenggara Timur termasuk ke dalam Sjoo Sunda Shu (Sunda Kecil) yang berada di bawah pimpinan Minseifu Cokan Yang berkedudukan di Singaraja.
Disamping Minseibu Cokan terdapat dewan perwakilan rakyat yang disebut Syoo Sunda Sukai Yin. Dewan ini juga berpusat di Singaraja. Diantaranya anggota dewan ini yang berasal dari Nusa Tenggara Timur adalah raja Amarasi H.A. Koroh dan I.H. Doko. Untuk pemerintahan di daerah-daerah nampaknya tidak banyak mengalami perubahan, hanya istilah-istilah saja yang diruba. Bekas wilayah afdeeling dirubah menjadi Ken dan di NTT ada tiga Ken yakni Timor Ken, Flores Ken dan Sumba Ken. Ken ini masing-masing dikepalai oleh Ken Kanrikan. Sedangkan tiap Ken terdiri dari beberapa Bunken (sama dengan wilayah onder afdeeling) yang dikepalai dengan Bunken Karikan. Di bawah wilayah Bunken adalah swapraja-swapraja yang dikepalai oleh raja-raja dan pemerintahan swapraja ke bawah sampai ke rakyat tidak mengalami perubahan.

Zaman Kemerdekaan (1945-1975).

Setelah Jepang menyerah, Kepala Pemerintahan Jepang (Ken Kanrikan) di Kupang memutuskan untuk menyerahkan pemerintahan atas Kota Kupang kepada tiga orang yakni Dr.A.Gakeler sebagai walikota, Tom Pello dan I.H.Doko. Namun hal ini tidak berlangsung lama, karena pasukan NICA segera mengambil alih pemerintahan sipil di NTT, dimana susunan pemerintahan dan pejabat-pejabatnya sebagian besar adalah pejabat Belanda sebelum perang dunia II. Dengan demikian NTT menjadi daerah kekuasaan Belanda lagi, sistem pemerintahan sebelum masa perang ditegakkan kembali. Pada tahun 1945 kaum pergerakan secara sembunyi-sembunyi telah mengetahui perjuangan Republik Indonesia melalui radio. Oleh karena itu kaum pegerakan menghidupkan kembali Partai Perserikatan Kebangsaan Timor yang berdiri sejak tahun 1937 dan kemudian berubah menjadi Partai Demokrasi Indonesia (PDI).

Perjuangan politik terus berlanjut, sampai pada tahun 1950 dimulai pase baru dengan dihapusnya dewan raja-raja. Pada bulan Mei 1951 Menteri Dalam Negeri NIT mengangkat Y.S. Amalo menjadi Kepala Daeraah Timor dan kepulauannya menggantikan H.A.Koroh yang wafat pada tanggal 30 Maret 1951. Pada waktu itu daerah Nusa Tenggara Timur termasuk dalam wilayah Propinsi Sunda Kecil.
Berdasarkan atas keinginan serta hasrat dari rakyat Daerah Nusa Tenggara, dalam bentuk resolusi, mosi, pernyataan dan delegasi-delegasi kepada Pemerintahan Pusat dan Panitia Pembagian Daerah yang dibentuk dengan Keputusan Presiden No.202/ 1956 perihal Nusa Tenggara, pemerintah berpendapat suda tiba saatnya untuk membagi daerah Propinsi Nusa Tenggara termasuk dalam Peraturan Pemerintahan RIS no. 21 tahun 1950, (Lembaran Negara RIS tahun 1950 No.59) menjadi tiga daerah tingkat I dimaksud oleh undang-undang No.I tahun 1957. Akhirnya berdasarkan undang-undang No.64/1958 propinsi Nusa Tenggara di pecah menjadi Daerah Swa tantra Tingkat I Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur. Daerah Tingkat I Nusa Tenggara Timur meliputi daerah Flores, Sumba dan Timor.

Berdasarkan undang-undang No.69/ 1958 tentang pembentukan daerah-daerah Tingkat II dalam wilayah Daerah Tingkat I Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur, maka daerah Swa tantra Tingkat I Nusa Tenggara Timur dibagi menjadi 12 Daerah Swatantra Tingkat II ( Monografi NTT, 1975, hal. 297). Adapun daerah swatantra tingkat II yang ada tersebut adalah : Sumba Barat, Sumba Timur, Manggarai, Angada, Ende, Sikka, Flores Timur, Alor, Kupang, Timo Tengah Selatan, Timor Tengah Utara dan Belu.

Dengan keluarnya Surat Keputusan Gubernur Kepala Daerah Daswati I Nusa Tenggara Timur tertanggal 28 Februari 1962 No.Pem.66/1/2 yo tanggal 2 juli 1962 tentang pembentukan kecamatan di Daerah Swatantra Tingkat I Nusa Tenggara Timur, maka secara de facto mulai tanggal 1Juli 1962 swapraja-swapraja dihapuskan (Monografi NTT, Ibid, hal. 306). Sedangkan secara de jure baru mulai tanggal 1 September 1965 dengan berlakunya undang-undang no. 18 tahun 1965 tentang pokok-pokok pemerintahan daerah. Pada saat itu juga sebutan Daerah Swatantra Tingkat I Nusa Tenggara Timur dirubah menjadi Propinsi Nusa Tenggara Timur, sedangkan Daerah Swatantra Tingkat II dirubah menjadi Kabupaten.

Berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Nusa Tenggara Timur di Kupang, tanggal 20 Juli 1963 No.66/1/32 mengenai pembentukan kecamatan , maka Propinsi Nusa Tenggara Timur dengan 12 Daerah Tingkat II dibagi menjadi 90 kecamatan dan 4.555 desa tradisional, yakni desa yang bersifat kesatuan geneologis yang kemudian dirubah menjadi desa gaya baru.
Pada tahun 2003 wilayah Propinsi Nusa Tenggara Timur terdiri dari 16 Kabupaten dan Satu Kota . Kabupaten-kabupaten dan Kota tersebut adalah : Sumba Barat, Sumba Timur, Kupang, Timor Tengah Selatan, Timor Tengah Utara , Belu, Alor, Lembata, Flores Timur, Sikka, Ende, Angada, Manggarai, Rote Ndao, Manggarai Barat dan Kota Kupang. Dari 16 Kabupaten dan satu kota tersebut terbagi dalam 197 kecamatan dan 2.585 desa/kelurahan.

(Disarikan dari buku ” Sejarah Daerah Nusa Tenggara Timur ” Proyek Penelitian dan Pencetakan Kebudayaan Daerah 1977/1978)

Posted on

Tour Lombok 5 Hari (+ Menginap Satu Malam di Gili Trawangan)

Tour Lombok 5 Hari (+ Menginap Satu Hari di Gili Trawangan).

Hari 01 :

  • Peserta tour dijemput di bandara Lombok Internasional Airport (LOP) . Usahakan peserta tour mengambil pesawat jadwal pagi Setelahhari agar dapat tiba di Lombok sekitar jam 10 atau jam 11 siang.
  • Setelah penjemputan peserta tour akan dijadwalkan makan siang
  • 12.30 : mengunjungi Desa SADE (desa tradisional suku Sasak Lombok)
  • 13:30 menuju Mandalika Area
  • 14:00 pantai Kuta Lombok
  • 15:00 pantai Seger Mandalika
  • 16:00 pantai Tanjung Aan
  • 17:00 sunset di Bukit Merese
  • 18:00 makan malam dan diantarkan ke hotel untuk istirahat

Hari 02 :

  • Pagi sarapan di hotel
  • 09:00 peserta dijemput di hotel dan memulai perjalanan di hari kedua menuju pulau Gili Trawangan
  • 10:30 Bukit Malimbu & Pantai Malaka
  • 11:00 Tiba di Gili Trawangan
  • 11:15 check-in hotel kita di Gili Trawangan
  • 11:30 snorkeling ke tiga Gili
  • 13:00 makan siang di Gili Meno
  • 14:00 snorkeling lanjutan di tiga Gili
  • 16:00 acara snorkeling selesai dan kembali ke Gili Trawangan
  • 17:00 : acara tree and easy (acara bebas) sampai makan malam tiba dan istirahat
  • Peserta akan disewakan sepeda selama berada di Gili Trawangan

Hari 03 :

  • Pagi sarapan di hotel
  • 09:00 – 14:00 Peserta bisa mengelilingi pulau dengan bersepeda dan menikmati suasana Gili Trawangan dengan bebas (Free and easy)
  • 15:00 Peserta menyeberang kembali ke Pulau Lombok
  • 15:30 Melewati Pusuk Pass & Mongkey Forest
  • 16:00 – 18:00 : city tour dan diantarkan shopping oleh-oleh khas Lombok
  • 19:00 makan malam dan diantarkan ke hotel untuk istirahat

Hari 04 :

  • Pagi sarapan di hotel
  • 09:00 dijemput di hotel dan memulai perjalanan untuk menikmati tour air terjun (Waterfall) di daerah Lombok Utara
  • 12:00 makan siang di restoran didekat waterfall
  • 13:00-16:00 menikmati Sendang Gile Waterfall dan Tiu Kelep waterfall
  • 17:00 perjalanan pulang menuju mataram
  • 19:00 makan malam dan diantarkan ke hotel untuk istirahat

Hari 05 :

  • Sarapan di hotel
  • Acara free & Easy untuk disesuaikan dengan pengantaran peserta tour ke bandara Lombok Internasional Airport (LOP) untuk perjalanan berikutnya
  • Tour berahir
Posted on

Nusa Tenggara Timur

Nusa Tenggara Timur (NTT)

peta ntt map
Peta NTT

Letak Geografis Nusa Tenggara Timur

  • Peta Wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur
  • Letak dan Luas Wilayah

Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terletak di selatan katulistiwa pada posisi 8° – 12° Lintang Selatan dan 118° – 125° Bujur Timur.

Batas-batas wilayah :

    1. Sebelah Utara berbatasan dengan Laut Flores
    2. Sebelah Selatan dengan Samudera Hindia
    3. Sebelah Timur dengan Negara Timor Leste
    4. Sebelah Barat dengan Propinsi Nusa Tenggara Barat.

NTT merupakan wilayah kepulauan yang terdiri dari 566 pulau, 432 pulau diantaranya sudah mempunyai nama dan sisanya sampai saat ini belum mempunyai nama. Diantara 432 pulau yang sudah bernama terdapat 4 pulau besar: Flores, Sumba, Timor dan Alor (FLOBAMORA) dan pulau-pulau kecil antara lain: Adonara, Babi, Lomblen, Pamana Besar, Panga Batang, Parmahan, Rusah, Samhila, Solor (masuk wilayah Kabupaten Flotim/ Lembata), Pulau Batang, Kisu, Lapang, Pura, Rusa, Trweng (Kabupaten Alor), Pulau Dana, Doo, Landu Manifon, Manuk, Pamana, Raijna, Rote, Sarvu, Semau (Kabupaten Kupang/ Rote Ndao), Pulau Loren, Komodo, Rinca, Sebabi, Sebayur Kecil, Sebayur Besar Serayu Besar (Wilayah Kabupaten Manggarai), Pulau Untelue (Kabupaten Ngada), Pulau Halura (Kabupaten Sumba Timur, dll. Dari seluruh pulau yang ada, 42 pulau telah berpenghuni sedangkan sisanya belum berpenghuni. Terdapat tiga pulau besar, yaitu pulau Flores, Sumba dan Timor, selebihnya adalah pulau-pulau kecil yang letaknya tersebar, komoditas yang dimiliki sangat terbatas dan sangat dipengaruhi oleh iklim.

Luas wilayah daratan 47.349,90 km2 atau 2,49% luas Indonesia dan luas wilayah perairan ± 200.000 km2 diluar perairan Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia (ZEEI). Secara rinci luas wilayah menurut Kabupaten/ Kota adalah sebagai berikut:

Wilayah Administratif di Provinsi Nusa Tenggara Timur

No Kabupaten/Kota Kecamatan Desa Kelurahan
1 Kupang 30 218 22
2 Timor Tengah Selatan 32 228 12
3 Timor Tenga Utara 9 140 34
4 Belu 24 196 12
5 Alor 17 158 17
6 Flores Timur 18 209 17
7 Sikka 21 147 13
8 Ende 20 191 23
9 Ngada 9 78 16
10 Manggarai 9 132 17
11 Sumba Timur 22 140 16
12 Sumba Barat 6 45 8
13 Lembata 9 137 7
14 Rote Ndao 8 73 7
15 Manggarai Barat 7 116 5
16 Nagekeo 7 84 16
17 Sumba Tengah 4 43
18 Sumba Barat 8 94 2
19 Manggarai Timur 6 104 10
20 Kota Kupang 4 49
21 Sabu Raijua 6 42 5
Jumlah 285 2.469 300

Luas Daerah Nusa Tenggara Timur Menurut Pulau

No Pulau Luas Daerah Presentase
1 Sumba 11.040,00 23,30
2 Sabu 421,70 0,90
3 Rote 1.214,30 2,60
4 Semau 261,00 0,60
5 Timor 14.394,90 30,40
6 Alor 2.073,40 3,40
7 Pantar 711,80 1,50
8 Lomblen 1.266,00 2,70
9 Adonara 518,80 1,10
10 Solor 226,20 0,50
11 Flores 14.231,00 30,00
12 Rinca 212,50 0,40
13 Komodo 332,40 0,70
14 Lain-lainnya 445,90 0,90
NTT 47.349,90 100,00
Sumber : Brosur No. 30 Tahun 1979, Dit. Agraria Provinsi Dati I NTT
Buku : NUSA TENGGARA TIMUR DALAM ANGKA 2009

Luas Daerah Nusa Tenggara Timur Menurut Kabupaten

No Kabupaten Luas Daerah Presentase
1 Sumba Barat 737,42 1,56
2 Sumba Timur 7.000,50 14,78
3 Kupang 5.898,26 12,46
4 Timor Tengah Selatan 3.947,00 8,34
5 Timor Tengah Utara 2.669,66 5,64
6 Belu 2.445,57 5,16
7 Alor 2.864,60 6,05
8 Lembata 1.266,38 2,67
9 Flores Timur 1.812,85 3,83
10 Sikka 1.731,92 3,66
11 Ende 2.046,62 4,32
12 Ngada 1.620,92 3,42
13 Manggarai 4.188,90 8,85
14 Rote Ndao 1.280,00 2,70
15 Manggarai Barat 2.947,50 6,22
16 Sumba Barat Daya 1.445,32 3,05
17 Sumba Tengah 1.869,18 3,95
18 Nagekeo 1.416,96 2,99
19 Manggarai Timur 2.502,24 5,28
20 Kota Kupang 160,34 0,34
NTT 47.349,90 100,00
Sumber : Buku NUSA TENGGARA TIMUR DALAM ANGKA 2009
Sumber : Brosur No. 30 Tahun 1979 – Dit. Agraria Prop. Dati I NTT

Hampir semua pulau di wilayah NTT terdiri dari pegunungan dan perbukitan kapur. Dari sejumlah gunung yang ada terdapat gunung berapi yang masih aktif. Di pulau Flores, Sumba dan Timor terdapat kawasan padang rumput (savana) dan stepa yang luas.

Pada beberapa kawasan padang rumput tersebut dipotong oleh aliran sungai-sungai. Berikut nama beberapa sungai besar yang ada di NTT.

Nama dan Panjang Sungai di Provinsi Nusa Tenggara Timur

No Kabupaten/Kota Nama Sungai Panjang (Km)
1 Sumba Barat
  • Wano Kaka
80
2 Sumba Timur
  • Payeti
  • Wanga
  • Kakaha
  • Kambaniru
70
50
55
118
3 Kupang
  • Oesao
  • Batu Merah
30
40
4 TTS
  • Tuasene
  • Noelmina
55
90
5 TTU
  • Nain
  • Powu
  • Kau Bele
  • Kaek To
  • Mena
30
40
40
30
33
6 Belu
  • Talau
  • Benanain
  • Nobelu
  • Haekesak
50
100
45
30
7 Alor
  • Waelombur
  • Bukapiting
30
25
8 Lembata
  • Waikomo
41
9 Flores Timur
  • Flores Timur
  • Bama
  • Konga
30
30
46
10 Sikka
  • Mati
  • Warlelau
  • Iligetang
  • Mebe
  • Kaliwajo
60
70
70
80
51
11 Ende
  • Wolomona
  • Mautenda
  • Nangapanda
60
60
60
12 Ngada
  • Pomondiwal
  • Aesesa
45
65
13 Manggarai
  • Dampek
  • Waikaap
  • Reo
60
80
55
14 Rote Ndao
  • Menggelama
32
15 Manggarai Barat
  • Waemese
48
16 Sumba Barat Daya
  • Pola Pare
  • Wai Ha
  • Wee Wagha
  • Wee Lambora
  • Wee Kalowo
  • Wee Kalowo
  • Loko Kalada
18
9
10
10
7
16
17
  • Bewi
  • Pamalar
8
6
18
19
20 Kota Kupang
  • Manikin
30
Sumber : Buku NUSA TENGGARA TIMUR DALAM ANGKA 2009
Sumber : Kanwil Dep. Pekerjaan Umum Prop. NTT Cq. Proyek Perbaikan dan Pemeliharaan Sungai

Nama-Nama Gunung di Provinsi Nusa Tenggara Timur

No Nama Gunung Berapi Tinggi Diatas Permukaan Laut Daerah Bahaya (Km2) DAerah Waspada (Km2) Tahun Letusan Terakhir
1 Ine Like 1.559 51,2 85,8
2 Ebu Lobo 2.149 125,2 97,8
3 Iya 637 27,5 127,5
4 Kelimutu 1.640 78,9 41,8
5 Roka Tenda 875 28,3 50,8
6 Lewo Tobi (Laki–laki) 1.584 69,2 150,6
7 Lewo Tobi (Perempuan) 1.703 68,0 136,1
8 Lera Boleng 1.117 32,7 45,7
9 Ile Boleng 1.659 87,8 71,7
10 Ile Lewotolo 1.319 85,0 108,2
11 Ile Werung 1.018 112,6 132,2
Sumber : Buku Prov. NTT Dalam Angka, Tahun 2007 BPS Prov. NTT.
  • Kondisi Iklim

Wilayah Nusa Tenggara Timur beriklim kering yang dipengaruhi oleh angin musim. Periode musim kemarau lebih panjang, yaitu 7 bulan (Mei sampai dengan Nopember) sedangkan musim hujan hanya 5 bulan (Desember sampai dengan April). Suhu udara rata-rata 27,6° C, suhu maksimum rata-rata 29° C, dan suhu minimum rata-rata 26,1° C.

Presentase Penyinaran Matahari di Kota Kupang Menurut Bulan

No Nama Bulan 2004 2005 2006 2007 2008
1 Januari 76 64 40 59 65
2 Februari 49 84 66 57 37
3 Maret 58 69 54 53 65
4 April 98 77 70 75 89
5 Mei 82 94 88 97 99
6 Juni 91 96 82 82 90
7 Juli 94 89 89 98 97
8 Agustus 96 95 99 97 98
9 Septeber 97 92 100 99 96
10 Oktober 93 86 99 95 92
11 November 86 70 98 84 80
12 Desember 68 54 72 58 41
Sumber : Buku NUSA TENGGARA TIMUR DALAM ANGKA 2009

Rata-rata Kelembaban Udara, Arah / Kecepatan Angin, Dan Rata-rata Tekanan Udara di Kota Kupang Menurut Bulan, 2008

No Nama Bulan Kelembaban Arah/Kecepatan Angin Tekanan
1 Januari 85 Calm / NW 1006,8
2 Februari 83 Calm / NW 1006,0
3 Maret 89 Calm / NW 1007,7
4 April 76 Calm / SE 1008,7
5 Mei 67 SE / E 1010,5
6 Juni 70 SE 1011,4
7 Juli 67 SE 1011,9
8 Agustus 64 SE 1011,8
9 Septeber 66 SE 1010,8
10 Oktober 65 SE / E 1009,9
11 November 76 Calm / NW 1007,8
12 Desember 87 Calm / NW 1006,9
Rata-Rata 75 Calm / NW / SE 1009,2
Sumber : Buku NUSA TENGGARA TIMUR DALAM ANGKA 2009
Sumber : Badan Meteorologi dan Geofisika. Stasiun Klimatologi Kupang
Keterangan : Utara (N=North); Timur Laut (NE=North East);Timur (E=East); Tenggara (SE=South East); Selatan(S=South); Barat Daya(South West); Barat (W=West); Barat Laut(North West).

Jumlah Curah Hujan di Nusa Tenggara Timur Menurut Kabupaten dan Bulan, 2008

Nama Kabupaten Bulan Jml
Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agt Sep Okt Nov Des
Sumba Barat x x x x x x x x x x x x x
Sumba Timur 40 162 40 15 0 63 x 63
Kupang 564 1167 230 109 50 589 1112 1751
Timor Tengah Selatan x x x x x x x x x x x x x
Timor Tengah Utara x x x x x x x x x x x x x
Belu 1255 192 x 127 123 10 27 51 554 642
Alor x x x x x x x x x x x x x
Lembata 52 209 102 86 15 1 0 128 152 280
Flores Timur 322 638 115 48 19 3 0 37 275 312
Sikka 42 333 172 x 12 49 x 219 268
Ende 100 365 x x x x x x x x x x x
Ngada 872 746 x x x x 1 53 31 641 1263 1989
Mangarai 402 704 873 380 118 17 6 16 149 346 643 476 1636
Rote Ndao 364 541 184 62 2 24 277 467 744
Manggarai Barat 139 200 x 58 56 28 146 41 246 461
Sumba Barat Daya x x x x x x x x x x x x x
Sumba Tengah x x x x x x x x x x x x x
Nagekeo x x x x x x x x x x x x x
Manggarai Timur 273 269 270 33 65 75 18 15 13 93 168 142 449
Kota Kupang 285 878 219 85 0 3 16 103 399 518
Sumber : Badan Meteorologi Dan Geofisika. Stasiun Klimatologi Kupang
Sumber : Buku NUSA TENGGARA TIMUR DALAM ANGKA 2009
  • Keadaan Tanah

Apabila dilihat dari topografinya, maka wilayah NTT dapat dibagi atas 5 bagian besar, yaitu :

  • Agak berombak dengan kemiringan 3-16 %.
  • Agak bergelombang dengan kemiringan 17-26 %.
  • Bergelombang dengan kemiringan 27-50 %.
  • Berbukuti-bukit bergunung dengan kemiringan lebih besar dari 50 %.
  • Dataran banjir dengan kemiringan 0-30 %.

Keadaan topografi demikian mempunyai pengaruh pula terhadap pola kehidupan penduduk, antara lain pola pemukiman digunung-gunung, sehingga terdapat variasi adat dan tipologi kehidupan yang sangat besar antara suatu daerah dengan daerah lainnya.

Wilayah Administrasi NTT

Padar-island-Flores
Padar-island-Flores

Data Berdasarkan Realease BPS Provinsi NTT dalam Buku NTT Dalam Angka 2011
Banyaknya Kecamatan, Desa/Kelurahan dan Klasifikasinya Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur, 2010

No Kabupaten/Kota Kecamatan Desa/Kelurahan
Desa Kelurahan Jumlah
1 Sumba Barat 6 63 11 74
2 Sumba Timur 22 140 16 156
3 Kupang 24 160 17 177
4 Timor Tengah Selatan 32 228 12 240
5 Timor Tengah Utara 24 143 31 174
6 Belu 24 196 12 208
7 Alor 17 158 17 175
8 Lembata 9 137 7 144
9 Flores 19 229 21 250
10 Sikka 21 147 13 160
11 Ende 21 191 23 214
12 Ngada 9 82 16 98
13 Manggarai 9 132 17 149
14 Rote Ndao 8 82 7 89
15 Manggarai Barat 7 116 5 121
16 Sumba Barat Daya 8 94 2 96
17 Sumba Tengah 5 65 0 65
18 Nagakeo 7 84 16 100
19 Manggarai Timur 6 159 17 176
20 Sabu Raijua 6 58 5 63
21 Kota Kupang 6 0 51 51
Jumlah 290 2 664 316 2 980

Sumber : Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Prov. Nusa Tenggara Timur

Sejarah NTT

Zaman Kebangkitan Nasional (1900-1942)

Pada masa sesudah tahun 1900, kerajaan-kerajaan yang ada di Nusa Tenggara Timur pada umumnya telah berubah status menjadi status menjadi Swapraja. Swapraja-swapraja tersebut, 10 berada di Pulau Timor ( Kupang, Amarasi, Fatuleu, Amfoang, Molo, Amanuban, Amanatun, Mio mafo, Biboki, Insana) satu di pulau Rote, satu di pulau Sabu, 15 di pulau Sumba ( Kanatang, Lewa-Kanbera, Takundung, Melolo, Rendi Mangili, Wei jelu, Masukaren, Laura, Waijewa, Kodi-Laula, Membora, Umbu Ratunggay, Ana Kalang, Wanokaka, Lambaja), sembilan di pulau Flores (Ende, Lio, Larantuka, Adonara, Sikka, Angada, Riung, Nage Keo, Manggarai), tujuh di pulau Alor-Pantar (Alor, Baranusa, Pantar, Matahari Naik, Kolana, Batu lolang, Purema).
Swapraja-swapraja tersebut terbagi lagi menjadi bagian-bagian yang wilayahnya lebih kecil. Wilayah-wilayah kecil itu disebut Kafetoran-kafetoran.

Zaman Pemerintahan Hindia Belanda

Wilayah Nusa Tenggara Timur pada waktu itu merupakan wilayah hukum dari keresidenan Timor dan daerah takluknya. Keresidenan Timor dan daerah bagian barat (Timor Indonesia pada waktu itu, Flores, Sumba, Sumbawa serta pulau-pulau kecil sekitarnya seperti Rote, Sabu, Alor, Pantar, Lomblen, Adonara, Solor).
Keresidenan Timor dan daerah takluknya berpusat di Kupang, yang memiliki wilayah terdiri dari tiga affdeling (Timor, Flores, Sumba dan Sumbawa), 15 onderafdeeling dan 48 Swapraja. Afdeeling Timor dan pulau-pulau terdiri dari 6 onderafdeeling dengan ibukotanya di Kupang. Afdeeling Flores terdiri dari 5 onder afdeeling dengan ibukotanya di Ende. Yang ketiga adalah Afdeeling Sumbawa dan Sumba dengan ibukota di Raba (Bima). Afdeeling Sumbawa dan Sumba ini tediri dari 4 oder afdeeling.
Keresidenan Timor dan daerah takluknya dipimpin oleh seorang residen, sedangkan afdeeling di pimpin oleh seorang asisten residen. Asisten residen ini membawahi Kontrolir atau Controleur dan Geraghebber sebagai pemimpin Onder afdeeling. Asisten residen , kontrolir dan gezaghebber adalah pamong praja Kolonial Belanda. Para kepala onder afdeeling yakni kontrolir dibantu oleh pamong praja bumi putra ber pangkat Bestuurs assistant. (Ch. Kana, 1969,hal . 49-51).

Zaman Pendudukan Jepang (1942-1945)

Pada tanggal 8 Maret 1942 komando angkatan perang Belanda di Indonesia menyerah tanpa syarat kepada Jepang. Dengan demikian secara resmi Jepang menggantikan Belanda sebagai pemegang kekuasaan di Indonesia. Untuk Indonesia bagian timur termasuk wilayah Indonesia. Bagian Timur wilayah NTT berada di bawah kekuasaan angkatan laut Jepang (Kaigun) yang berkedudukan di Makasar. Adapun dalam rangka menjalankan pemerintahan di daerah yang diduduki Kaigun menyusun pemerintahannya. Untuk wilayah Indonesia bagian Timur dikepalai oleh Minseifu yang berkedudukan di Makasar. Di bawah Minseifu adalah Minseibu yang untuk daerah Nusa Tenggara Timur termasuk ke dalam Sjoo Sunda Shu (Sunda Kecil) yang berada di bawah pimpinan Minseifu Cokan Yang berkedudukan di Singaraja.
Disamping Minseibu Cokan terdapat dewan perwakilan rakyat yang disebut Syoo Sunda Sukai Yin. Dewan ini juga berpusat di Singaraja. Diantaranya anggota dewan ini yang berasal dari Nusa Tenggara Timur adalah raja Amarasi H.A. Koroh dan I.H. Doko. Untuk pemerintahan di daerah-daerah nampaknya tidak banyak mengalami perubahan, hanya istilah-istilah saja yang diruba. Bekas wilayah afdeeling dirubah menjadi Ken dan di NTT ada tiga Ken yakni Timor Ken, Flores Ken dan Sumba Ken. Ken ini masing-masing dikepalai oleh Ken Kanrikan. Sedangkan tiap Ken terdiri dari beberapa Bunken (sama dengan wilayah onder afdeeling) yang dikepalai dengan Bunken Karikan. Di bawah wilayah Bunken adalah swapraja-swapraja yang dikepalai oleh raja-raja dan pemerintahan swapraja ke bawah sampai ke rakyat tidak mengalami perubahan.

Zaman Kemerdekaan (1945-1975).

Setelah Jepang menyerah, Kepala Pemerintahan Jepang (Ken Kanrikan) di Kupang memutuskan untuk menyerahkan pemerintahan atas Kota Kupang kepada tiga orang yakni Dr.A.Gakeler sebagai walikota, Tom Pello dan I.H.Doko. Namun hal ini tidak berlangsung lama, karena pasukan NICA segera mengambil alih pemerintahan sipil di NTT, dimana susunan pemerintahan dan pejabat-pejabatnya sebagian besar adalah pejabat Belanda sebelum perang dunia II. Dengan demikian NTT menjadi daerah kekuasaan Belanda lagi, sistem pemerintahan sebelum masa perang ditegakkan kembali. Pada tahun 1945 kaum pergerakan secara sembunyi-sembunyi telah mengetahui perjuangan Republik Indonesia melalui radio. Oleh karena itu kaum pegerakan menghidupkan kembali Partai Perserikatan Kebangsaan Timor yang berdiri sejak tahun 1937 dan kemudian berubah menjadi Partai Demokrasi Indonesia (PDI).

Perjuangan politik terus berlanjut, sampai pada tahun 1950 dimulai pase baru dengan dihapusnya dewan raja-raja. Pada bulan Mei 1951 Menteri Dalam Negeri NIT mengangkat Y.S. Amalo menjadi Kepala Daeraah Timor dan kepulauannya menggantikan H.A.Koroh yang wafat pada tanggal 30 Maret 1951. Pada waktu itu daerah Nusa Tenggara Timur termasuk dalam wilayah Propinsi Sunda Kecil.
Berdasarkan atas keinginan serta hasrat dari rakyat Daerah Nusa Tenggara, dalam bentuk resolusi, mosi, pernyataan dan delegasi-delegasi kepada Pemerintahan Pusat dan Panitia Pembagian Daerah yang dibentuk dengan Keputusan Presiden No.202/ 1956 perihal Nusa Tenggara, pemerintah berpendapat suda tiba saatnya untuk membagi daerah Propinsi Nusa Tenggara termasuk dalam Peraturan Pemerintahan RIS no. 21 tahun 1950, (Lembaran Negara RIS tahun 1950 No.59) menjadi tiga daerah tingkat I dimaksud oleh undang-undang No.I tahun 1957. Akhirnya berdasarkan undang-undang No.64/1958 propinsi Nusa Tenggara di pecah menjadi Daerah Swa tantra Tingkat I Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur. Daerah Tingkat I Nusa Tenggara Timur meliputi daerah Flores, Sumba dan Timor.

Berdasarkan undang-undang No.69/ 1958 tentang pembentukan daerah-daerah Tingkat II dalam wilayah Daerah Tingkat I Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur, maka daerah Swa tantra Tingkat I Nusa Tenggara Timur dibagi menjadi 12 Daerah Swatantra Tingkat II ( Monografi NTT, 1975, hal. 297). Adapun daerah swatantra tingkat II yang ada tersebut adalah : Sumba Barat, Sumba Timur, Manggarai, Angada, Ende, Sikka, Flores Timur, Alor, Kupang, Timo Tengah Selatan, Timor Tengah Utara dan Belu.

Dengan keluarnya Surat Keputusan Gubernur Kepala Daerah Daswati I Nusa Tenggara Timur tertanggal 28 Februari 1962 No.Pem.66/1/2 yo tanggal 2 juli 1962 tentang pembentukan kecamatan di Daerah Swatantra Tingkat I Nusa Tenggara Timur, maka secara de facto mulai tanggal 1Juli 1962 swapraja-swapraja dihapuskan (Monografi NTT, Ibid, hal. 306). Sedangkan secara de jure baru mulai tanggal 1 September 1965 dengan berlakunya undang-undang no. 18 tahun 1965 tentang pokok-pokok pemerintahan daerah. Pada saat itu juga sebutan Daerah Swatantra Tingkat I Nusa Tenggara Timur dirubah menjadi Propinsi Nusa Tenggara Timur, sedangkan Daerah Swatantra Tingkat II dirubah menjadi Kabupaten.

Berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Nusa Tenggara Timur di Kupang, tanggal 20 Juli 1963 No.66/1/32 mengenai pembentukan kecamatan , maka Propinsi Nusa Tenggara Timur dengan 12 Daerah Tingkat II dibagi menjadi 90 kecamatan dan 4.555 desa tradisional, yakni desa yang bersifat kesatuan geneologis yang kemudian dirubah menjadi desa gaya baru.
Pada tahun 2003 wilayah Propinsi Nusa Tenggara Timur terdiri dari 16 Kabupaten dan Satu Kota . Kabupaten-kabupaten dan Kota tersebut adalah : Sumba Barat, Sumba Timur, Kupang, Timor Tengah Selatan, Timor Tengah Utara , Belu, Alor, Lembata, Flores Timur, Sikka, Ende, Angada, Manggarai, Rote Ndao, Manggarai Barat dan Kota Kupang. Dari 16 Kabupaten dan satu kota tersebut terbagi dalam 197 kecamatan dan 2.585 desa/kelurahan.

(Disarikan dari buku ” Sejarah Daerah Nusa Tenggara Timur ” Proyek Penelitian dan Pencetakan Kebudayaan Daerah 1977/1978)

Posted on

TARIAN TRADISIONAL SUKU LOMBOK

TARIAN TRADISIONAL SUKU LOMBOK

Penulis : HamdanGagah

Pulau Lombok adalah sebuah pulau di kepulauan Sunda Kecil atau Nusa Tenggara yang terpisahkan oleh Selat Lombok dari Bali di sebelat barat dan Selat Alas di sebelah timur dari Sumbawa. Pulau ini kurang lebih berbentuk bulat dengan semacam “ekor” di sisi barat daya yang panjangnya kurang lebih 70 km. Luas pulau ini mencapai 5.435 km². Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang (masyarakat) dan diwariskan dari generasi ke generasi. Sedangkan, kebudayaan adalah sarana hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat.

Pulau Lombok adalah sebuah pulau di kepulauan Sunda Kecil atau Nusa Tenggara yang terpisahkan oleh Selat Lombok dari Bali di sebelat barat dan Selat Alas di sebelah timur dari Sumbawa. samudra indonesaia di sebelah utara dan samudra hindia disebelah seletan.

BERIKUT INI ADALAH BEBERAPA TARIAN TRADISIONAL DARI DAERAH LOMBOK

Tarian Sasak Oncer

Kata Oncer berasal dari kata “Ngoncer” yang artinya berenang. Tari ini dinamakan demikian karena gerakan pokok tarian ini diambil dari gerakan ikan sepat yang berenang.Dalam bahasa Sasak disebut pepait ngoncer (ikan sepat berenang). Tari oncer sangat erat hubungannya dengan gamelan Gendang Beleq. Gendang Beleq dipukul sambil menari dengan gerakan yang khas. Gamelan Gendang Beleq banyak terdapat di Pulau Lombok. Gamelan Gendang Beleq pada zaman dahulu dipergunakan dalam peperangan oleh raja-raja di Lombok, untuk memberikan semangat bagi prajurit-prajuritnya da lam pertempuran. Bilamana pertempuran sudah selesai, Gendang Beleq dipukul sambil menari dan men jadi hiburan bagi para prajurit. Tarian itulah yang disebut oncer.

TARIAN TRADISIONAL SUKU LOMBOK

Tari oncer adalah ciptaan Lain Muhammad Tahir dari desa Puyung Lombok Tengah pada tahun 1960. Tarian Oncer ciptaan Lalu Muhammad Tahir ini merupakan tarian bersama yang terdiri atas tiga kelompok, yaitu enam atau delapan orang pembawa kenceng disebut penari kenceng, dua orang pembawa gendang disebut penari gendang, dan sate orang pembawa petuk disebut penari petuk. Masing-masing kelompok membawakan gerakannya sendiri-sendiri.

Tari Rudat

Tari Rudat adalah sebuah tari tradisional yang masih banyak terdapat di Pulau Lombok. Dibawakan oleh 13 penari yang berdandan mirip prajurit. Berbaju lengan panjang warna kuning, celana sebatas lutut warna biru, berkopiah panjang mirip Aladin warna merah yang dililit kain warna putih atau biasa disebut tarbus. Mereka dipimpin oleh seorang komandan yang mengenakan kopiah mirip mahkota, lengkap dengan pedang di tangan. Biasanya tarian ini dibawakan pada saat upacara khitanan, katam Al Quran, Maulid Nabi peringatan Isra Mi’raj, dan peringatan hari-hari besar Islam lainnya.Tari Rudat ditarikan sambil menyanyi dengan lagu yang melodi dan iramanya seperti lagu melayu. Syairnya ada yang berbahasa Arab dan ada pula yang berbahasa Indonesia. Tari Rudat diiringi sejumlah alat musik rebana yang terdiri dari jidur, rebana, dap, mandolin dan biola. Gerak tarian rudat merupakan gerak seni bela diri pencak silat yang menggambarkan sikap waspada dan siap siaga prajurit Islam tempo dulu.

TARIAN TRADISIONAL SUKU LOMBOK

Itulah sebabnya, mereka banyak menggunakan gerakan tangan dan kaki. Kadang tangan diayun kiri kanan, kadang mirip gelombang, tapi di saat lain mereka melakukan gerakan memukul dan menendang. Sesungguhnya asal-usul kesenian rudat sampai saat ini masih belum begitu jelas. Sebagian berpendapat, bahwa kesenian rudat ini merupakan perkembangan dari zikir zaman dan burdah, yaitu zikir yang disertai gerakan pencak silat. Burdah adalah nyanyian yang diiringi seperangkat rebana ukuran besar. Pendapat lain mengatakan, konon tari ini berasal dari Turki yang masuk bersama penyebaran agama Islam di Indonesia pada abad XV. Itulah sebabnya, tarian ini kentara sekali warna Islamnya, terutama dalam lagu dan musiknya. Di Lombok Timur dapat kita jumpai dan saksikan hampir di semua Kecamatan.

Tari Ganrung

Tari Gandrung merupakan sebuah tarian yang kini berkembang di tiga daerah, yaitu Banyuwangi, Bali, dan Lombok. Meskipun memiliki kemiripan, Tari Gandrung ketiga daerah ini memiliki ciri khas tersendiri yang tidak dimiliki di daerah yang lain. Demikian pula dengan yang terjadi pada Tari Gandrung yang ada di Lombok. Meskipun Lombok dan Bali memiliki kemiripan budaya, tetapi Tari Gandrung di Lombok memiliki ciri khas tersendiri yang berbeda dengan Tari Gandrung yang ada di Bali. Inilah ciri khas dari Lombok yang tidak dimiliki di Pulau Bali. ”Lombok sering digambarkan oleh orang luar sebagai versi kecil Bali. Tetapi penduduk Lombok sendiri akan mengatakan bahwa, `Anda akan melihat Bali di Lombok, tetapi tidak akan melihat Lombok di Bali`.” (Sepora Nawadi, 1995:14). Tulisan berikut ini secara khusus akan berbicara tentang Tari Gandrung yang berada di Lombok, Nusa Tenggara Barat beserta unsur simbolis yang tersaji dalam sebuah pertunjukkan Tari Gandrung.Gandrung dalam pemahaman masyarakat Lombok, khususnya masyarakat Sasak adalah nama sebuah pertunjukan yang dilakukan seorang penari wanita yang diiringi seperangkat gamelan (sabarungan dalam istilah suku Sasak), puisi, dan nyanyian (dalam bahasa suku Sasak disebut lelakaq, sandaran) (R. Diyah Larasati, 1996:16). Pertunjukan Gandrung ini dilakukan dalam perayaan desa setelah masa panen padi. Gandrung menunjukkan suka cita dan harapan bersama masyarakat Sasak. Gandrung sekaligus juga merupakan ekspresi simbolis masyarakat Sasak di Lombok (R. Diyah Larasati, 1996:16).

TARIAN TRADISIONAL SUKU LOMBOK

Ekspresi simbolis lewat Gandrung bagi masyarakat Sasak diwujudkan melalui dunia makna yang secara signifikan berada dalam sistem ideasional yang juga terefleksikan dalam interaksi sosial. Ditambah lagi adanya artefak yang melegitimasi keberadaan pertunjukan itu di tengah-tengah para penikmatnya (R. Diyah Larasati, 1996:17). Menurut R. Diyah Larasati, sistem ideasional yang dimaksud adalah konteks berfikir serta gagasan-gagasan para pelaku pertunjukan Gandrung. Dalam perspektif ini, Gandrung dipakai sebagai media untuk melepaskan harapan dan suka cita. Alam yang terefleksi melalui harapan akan melimpahnya panen padi, berusaha untuk dapat dikuasai dengan sebuah keharmonisasian melalui ungkapan suka cita dalam seni pertunjukan ini. Dalam pemikiran ini, alam dan manusia sebagai elemen kebudayaan mampu membentuk suatu harmoni (R. Diyah Larasati, 1996:17).Dilihat dari asal-usul, Tari Gandrung yang terdapat di Lombok kemungkinan bukan berasal dari kebudayaan asli Lombok (masyarakat Sasak). Hal ini bisa dilihat dari adanya Tari Gandrung yang juga terdapat di beberapa daerah lainnya, misalnya saja di Banyuwangi dan Bali. Beberapa budayawan atau peneliti akhirnya mencoba menelusuri dan menafsirkan asal-usul Tari Gandrung sehingga menjadi sebuah kebudayaan yang cukup sakral bagi masyarakat Sasak di Lombok.

Tari Jangger

Jangger adalah sebuah tarian di Lombok di kalangan Suku Sasak.. Tari ini telah berkembang sejak lama. Menurut seorang sejarawan , gandrung atau Jangger telah ada sejak zaman Erlangga di Jawa Timur. Pola tarinya, kala itu tampak luar biasa karena tidak mengikuti pola gerak serta iringan gending yang sesuai dengan patokan yang lazim. Pada awalnya tarian ini dilakukan oleh prajurit untuk bergembira dalam suasana kerakyatan keluar dari protokoler kraton. Pada mulanya, konon tari ini lahir pada suatu keadaan dimana tersedia perangkat gamelan untuk menghibur para prajurit keraton yang baru selesai atau pulang dari medan perang. Para prajurit melihat kesempatan untuk bergembira dan bersuka ria. Seorang wanita cantik maju untuk menari dan mengajak para prajurit yang dikehendakinya untuk menari. Tarian pun berlanjut dengan pergantian prajurit menari tapi harus yang telah dipilih oleh penari utama. Tradisi ini terus terpelihara hingga sekarang , yang kemudian dikenal dengan Tari Gandrung atau Tari Jangger. Tari gandrung dilakukan pada sebuah arena yang dikelilingi penonton, diantaranya sekaligus sebagai calon penari ( bahasa Sasak “Pengibing”, “Ngibing” berarti menari).

TARIAN TRADISIONAL SUKU LOMBOK

Pada pokoknya tari gandrung terdiri dari :

  • Bapangan : Pada bagian ini, penari gandrung digambarkan sedang memperkenalkan diri kepada calon penari dan penonton, dengan mengitari arena sampai selesainya gending.
  • Gandrangan : Pada bagian yang kedua ini penari dengan gerak yang lebih lincah mengitari arena dengan kipas di tangan, bagaikan burung elang yang mengincar mangsa. Gandrung menari sambil sesekali melirik kearah penonton terutama yang berada di bagian depan. Pada suatu saat, gandrung akan menyentuhkan atau melemparkan kipasnya kepada seorang atau lebih pengibing yang diinginkannya, ini di sebut nenepek. Yang kena tepekan ( sentuhan kipas ) ini segera maju ke arena untuk menjadi pasangan ngibing (menari).
  • Parianom : Bagian ketiga ini merupakan perpanjangan dari bagian kedua. Yang membedakan adalah gandrangan di iringi oleh seluruh instrument orkestra gandrung,tapi parianom hanya di iringi oleh redep dan suling, di bantu suara gendang, petuk, rincik dan gong.